Dua Armada Bus Damri Bantuan Kemenhub Belum Beroperasi

Bagikan Bagikan
Sunar
SAPA (TIMIKA) - General Manajer Perusahaan Umum (Perum) Damri Mimika, Sunar, SH mengatakan, dua armada Bus Damri bantuan dari Kementrian Perhubugan (Kemenhub) RI kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, hingga saat ini belum bisa beroperasikan. Hal ini dikarenakan masih menunggu biaya operasional yang bersumber dari APBD Mimika.

"Karena belum ada biaya operasional, maka dua armada bus tersebut belum dioperasikan," kata Sunar saat ditemui wartawan dikantor Perum Damri SP I Distrik Wania, Rabu (31/5).

Lanjutnya, dari kondisi tersebut, maka dua armada bus tersebut sementara dipergunakan untuk melayani masyarakat yang menyewa. Dimana biaya penyewaan digunakan untuk biaya operasional.

"Sebenarnya armada bus Damri digunakan untuk melayani anak sekolah, dan tidak dipungut biaya. Tapi karena belum ada anggaran, maka sementara kami sewakan untuk masyarakat yang menginginkannya,”terangnya.

Sunar menambahkan, selain belum beroperasinya dua armada, biaya operasional untuk Perum Damri mulai dari Januari hingga awal Juni ini masih menggunakan uang subsidi silang. Dan tarif yang dipungut dari masyarakat melalui jasa transportasi. Dimana dalam kurun waktu 5 bulan tersebut, biaya operasional Perum Damri diperkirakan lebih dari Rp500 juta.

"Karena APBD belum ditetapkan, maka mulai Januari sampai Juni ini, kami hanya menggunakan uang sendiri untuk operasional Damri," jelasnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap agar APBD Mimika secepatnya ditetapkan, agar pelayanan kepada anak sekolah bisa dilaksanakan untuk memudahkan anak sekolah. Karena armada tersebut tidak dipungut biaya.

"Jadi kami minta agar ABPD secepatnya ditetapkan, supaya Damri yang ada bisa dioperasikan," ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment