Freeport Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan Hidup Mimika

Bagikan ke Google Plus

SAPA (TIMIKA) - PT.Freeport Indonesia melalui Depertemen Lingkungan Hidup mengakui berkomitmen untuk bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Pimpinan Departemen Lingkungan Hidup PTFI, Gesang Setyadi saat menyampaikan sambutannya di Multi Pupose Building saat pelaksanaan hari lingkungan hidup PTFI 2017, Sabtu (10/6) mengatakan, kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Mimika merupakan tanggung jawab bersama agar alam serta isinya tetap menjadi asri dan Mimika bebas dari pengaruh pemanasan Global.

"PTFI tentunya akan selalu siap melestarikan lingkungan hidup kita dalam wilayah mimika termasuk melestarikan swmua sawa yang ada di dalamnya,"ujarnya.

Diakui, perayaan hari lingkungan hidup 2017 seharusnya dirayakan secara besar-besaran dan melibatkan banyak instansi terkait dan seluruh masyarakat, khususnya di bidang pendidikan agar bisa memperkenalkan arti penting melestarikan kekayaan alam dan lingkungan hidup kepada para pelajar selaku generasi penerus. Namun dikarenakan kondisi dan situasi PTFI saat ini sedang tidak stabil, maka perayaannyapun dilaksanakan secara sederhana.

Dijelaskan, PTFI khususnya Departemen Lingkungan Hidup memliki andil yang besar dalam melestarikan lingkungan. Dengan demikian, selama beroperasinya perusahaan ini, Depertemen Lingkungan Hidup telah banyak melakukan uji coba terhadap kajian kelayakan pertumbuhan hutan lindung dan tanaman pangan. Selain itu,  Departemen Lingkungan Hidup pun telah melestarikan beberapa satwa liar untuk mengambil sampelnya terkait kelayakan hidup di wilayah lingkungan hidup Mimika.

"Banyak yang beransumsi bahwa kegiatan penambangan bisa merusak alam, tapi selama ini kami rasa tidak. Selama kita bisa mengolahnya dengan baik maka, alam kita akan tetap asri dan satwa di dalamnya pun akan terus berkembang dengan baik juga," tuturnya.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Kepala Balai lingkungan Hidup (BLH), Ir. Limi Mokodompit. MM., dalam sambutannya mengakui, 5 Juni merupakan hari lingkungan se dunia yang harus dikampanyekan agar bisa diketahui bahwa dunia harus mencegah Global Warming, dengan melakukan tindakan untuk mendukung dan mendorong perubahan dalam kesejahteraan lingkungan hidup.

Lingkungan atau alam, lanjutnya, memiliki arti yang sangat besar dan bisa dikatakan sebagai penentu hidup manusia. Sebab fungsi-fungsi alam sebagai bagian dari kehidupan alam sekaligus manusia juga menjadi patokan penting terhadap pengembangan ekologi alam tersebut.

"Jadi alam dan manusia itu sama-sama saling membutuhkan,” ungkapnya.

Dijelaskan, lingkungan memberikan arti dan fungsi yang sangat besar dalam kehidupan manusia yang meliputi, fungsi regulasi terkait kapasitas ekosistem alam untuk mengatur ekosistem alam yang efisiensi dan sistem kehidupan dari segi kesehatan manusia. Selanjutnya fungsi kepedulian ruang batas medium yang sesuai untuk aktifitas manusia, seperti untuk rekreasi dan becocok tanam. 

Selanjutnya menurut dia, fungsi alam adalah sebagai produksi sumberdaya pangan, energi industri hingga material genetik.

"Fungsi alam itu sungguh sangat banyak sekali, karena itu sangat penting kita juga memberikan usaha yang bagus agar alam terus memberikan fingsi-fungsi positif kepada kita,"tuturnya.

Ia menambahkan, melestarikan lingkungan hidup itu bisa dimulai dari hal yang kecil yang bisa memberikan dampak pelestarian seperti, tidak membuang sampah semebarangan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan manajemen PTFI, Kepala Teknik Tambang, Hengky Rumbino. Hengky mengakui, tema perayaan hari lingkungan hidup 2017 sangat mengajak manusia untuk kembali berfikir bahwa, manusia adalah bagian dari pada alam. 

Menurut dia, kehidupan manusia sangat bergantung pada alam dan juga sangat memberikan peluang kepada manusia untuk mencari solusi yang tepat dalam menyelaraskan kehidupan manusia dengan kelestarian lingkungan.

"Bumi Mimika ini merupakan salah satu tempat bagi perusahaan tambang yang beroperasi di tanah Papua. Dimana di sini merupakan salah satu wilayah yang memilki keanekaragaman hayati terbesar di dunia," ungkap Hengky.

Terkait hal itu, PTFI sangat menyadari arti penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, dimana PTFI beroperasi. 

Menurut dia, PTFI juga aktif dalam mendukung keanekaragaman hayati dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti balai konservasi sumber daya alam dan pemerintah untuk melakukan berbagai kegiatan yang tentunya bertujuan melestarikan lingkungan.

"Intinya PTFI selalu dan selalu peduli dan siap melestarikan lingkungan kita bersama,"tuturnya. 

Sementara itu, dalam peringatan hari lingkungan kali ini digelar berbagai lomba yang bertemakan lingkungan hidup. Seperti pidato tentang pencegahan terjadinya Global Warming dengan peserta para Guru dari SMA dan SMP, lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak di Kuala Kencana, dance yang melibatkan seluruh Departemen PTFI Higland dan Lowland, tanaman hias, serta memamerkan berbagai kreasi pelestarian alam dan satwa liar.

Dalam perayaan yang bertemakan Conecting People To Nature tersebut juga dilakukan pelepasliaran Kupu-kupu khas Papua. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment