Gubernur Minta Bupati Eltinus Berantas Miras

Bagikan Bagikan
 Gubernur dan Bupati dalam acara buka puasa bersama.
SAPA (TIMIKA) - Gubernur Propinsi Papua, Lukas Enembe, dalam sambutan safari ramadhan dengan berbuka puasa bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dan masyarakat di Pendopo Rumah Negara, Minggu (11/6) malam, meminta agar Bupati Mimika Eltinus Omaleng memberatas minuman beralkohol yang masih marak beredar di Kabupaten Mimika.

Minuman beralkohol, dikatakan gubernur, merupakan cikal bakal yang menyebkan orang orang berkelahi, menyebabkan kehancuran dalam rumah tangga, menyebabkan penelantaran anak, penganiayaan yang berujung pembunuhan, dan masalah-masalah lainnya yang marak terjadi di masyarakat.

“Saya harap bupati tertibkan ini. Tidak ada lagi minuman keras, ini adalah cikal bakal masalah terjadi dan juga cikal bakal kerawanan perkelahian, pembunuhan, menyebabkan kematian terjadi karena minuman keras. Bahkan cikal bakal narkoba karena minuman keras,” tegas gubernur dihadapan bupati.

Oleh karenanya untuk menghindari semua itu, Pemerintah Propinsi Papua dan Kabupaten telah sepakat dan dituangkan dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) nomor 15 tahun 2013, yang mana menyatakan tidak ada lagi peredaran minuman beralkohol di Propinsi Papua.

“Jadi dilarang peredaran dan penjualan, sama sekali kita larang, tidak ada pembatasan,” ujarnya.

Sementara itu terkait pernyataan gubernur bahwa minuman beralkohol harus diberantas di Papua dan terlebih khusus di Kabupaten Mimika, didukung oleh Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon beserta jajarannya. 

“Jangan banyak bicara ya, laksanakan saja. Pada intinya kita dari kepolisian mendukung peraturan daerah. Namanya penegakan aturan kita sama-sama laksanakan baik polisi, satpol PP dan instansi terkait,” kata Kapolres.

Victor menjelaskan bahwa terkait dengan pemberantasan minuman beralkohol tentunya ada tahapan dan tolak ukurnya, sehingga untuk menerapkan itu jangan sampai menyimpang dan menimbulkan permasalahan baru.

“Kebijakan pemerintah pusat maupun daerah tentunya kita dukung. Karena kita sebagai penegak hukum tetap mendukung,” kata Victor. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment