Hanura Buka Pendaftaran Balon Bupati-Wabup

Bagikan Bagikan
Ketua Hanura Saleh Alhamid ketika menyerahkan formulir pendaftaran kepada Paulus Yanengga
SAPA (TIMIKA) - Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak gelombang III yang akan dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang, Partai Politik (Parpol) mulai menjaring figur yang akan diusung nantinya. Para kandidat yang telah siap untuk tampil juga berlomba-lomba melakukan pendaftaran, Rabu (21/6) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi membuka pendaftaran bagi bakal calon (balon) bupati maupun wakil bupati, di Sekretariat DPC Hanura, Jalan Sam Ratulangi.

Pantauan Salam Papua pada hari pertama pembukaan pendaftaran, ada dua pendaftar, yaitu Paulus Yanengga, SH.,M.Si, dan Kamaniel Kiwak. Keduanya diterima langsung Tim Pemilihan Cabang (TPC) dan Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Mimika, Saleh Alhamid, SH.

Yanengga kepada wartawan mengatakan, sesuai dengan visi dan misinya, yakni  bangkit untuk memperbaiki Mimika ke depan, ia berharap Partai Hanura bisa menerima dan mendukungnya dalam pencalonan Pemilukada nanti.

“Saya sangat optimis. Siap menang dan siap kalah. Siap bertarung dan siap menerima menang atau kalah,” tegas Yanengga usai mengambil formulir.
Ia juga mengatakan, bahwa terkait dengan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini, ia memastikan bahwa ia akan mengundurkan diri sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya tahu konsekuensinya, dan kalau hari ini harus mundur dari PNS saya akan mundur,” katanya.

Sementara itu pada waktu yang hampir bersamaan, salah saru figur yang merakyat Kamaniel Kiwak juga turut mengambil formulir pada hari pertama pendaftaran.

Kepada wartawan usai mengambil formulir pendaftaran, Kamaniel Kiwak mengatakan, kehadirannya di Partai Hanura tentunya dengan harapan agar Partai Hanura bisa mendukung dirinya untuk maju sebagai Bupati periode 2018-2023. 

Kata dia, saat ini dirinya mengaku telah mantap untuk maju, karena dorongan dari masyarakat yang menginginkan dirinya untuk menjadi bupati periode yang akan datang.

Oleh karena itu, visi dan misinya pada prinsipnya sama dengan Hanura, yakni berjuang untuk hati nurani rakyat.

“Karena saya maju atas perintah rakyat,  sehingga saya datang ke Hanura untuk minta dukungan.Karena partai Hanura yang mengerti hati rakyat, “ ucapnya.

Oleh karena itu, ia berjanji untuk membangun Mimika dengan program-program yang menyentuh masyarakat.  Saat inipun menurutnya timnya sudah bekerja untuk mensukseskan kemenangannya nanti.

Sementara itu, terkait dengan pembukaan pendafataran yang telah dilakukan oleh Partai Hanura, Ketua DPC Partai Hanura, Saleh Alhamid mengatakan, sudah sesuai dengan mekanisme dan petunjuk pelaksanaan dari DPP, yakni tanggal 21, maka secara resmi dirinya membuka pendaftaran tanggal 21 Juni.

Ia juga dengan terbuka menyebutkan bahwa untuk pendaftaran setiap calon ada biaya sebesar Rp 10 juta.

“Biaya itu memang sesuai dengan petunjuk dari DPP, jadi kami hanya melaksanakan,” katanya.

Lanjut dia, saat ini kedudukan Partai Hanura adalah tiga kursi di Parlemen. Untuk itu sesuai dengan juknis dari pengurus pusat, maka Hanura adalah sebagai partai pengusung bukan pendukung.

“Jadi seandainya kita tidak punya kursi, maka dalam koalisi nanti kita tentu hanya sebagai pendukung,” terangnya.

Hanura juga tidak hanya mengusung calon, tetapi juga akan ikut bekerja untuk memenangkan calon yang diusung. Survei untuk calon yang akan diusung nanti juga akan dilakukan oleh Hanura, mulai dari tingat elektabilitasnya, dan lain sebagainya. 

“Hasil survei ini yang akan didorong ke DPW (provinsi) dan dalam jangka tiga hari jka tidak ditindaklanjuti, maka DPC bisa langsung ke pusat, untuk selanjutnya diplenokan,” katanya.

Sementara itu terkait dengan kader Hanura sendiri lanjutnya, memang tetap menjadi prioritas, tetapi kembali kepada kemampuan finansialnya.

“Saya sendiripun bisa saja maju, tetapi secara finansial saya belum siap,” katanya lagi. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment