Hanura Mimika Siap Usung Pemimpin Berkapabilitas

Bagikan ke Google Plus
Ketua DPD dan DPC Hanura se Indonesia dalam rapat sosialisasi seleksi cagub cabup tgl 14 juni 2017 di city tower 
SAPA (TIMIKA) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kabupaten Mimika Saleh Alhamid menegaskan bahwa, Partai Hanura akan mengusung calon pemimpin Kabupaten Mimika untuk periode lima tahun mendatang yang memiliki kapabilitas, elektabilitas tinggi dan menjadi panutan dimasyarakat, serta beredukasi untuk membawa Mimika menjadi lebih baik.

"Saya diundang oleh DPP Hanura dan 7 Kabupaten di Papua yang akan laksanakan Pilkada termasuk Mimika, tentang prosedur dan mekanisme seleksi dan rekrutmen bakal calon bupati dan wakil bupati dimana peraturan tersebut tercantum di dalam peraturan organisasi Hanura nomor PO/01/DPP-Hanura/VI/2017 tanggal 3 Juni 2017," kata Saleh kepada Salam Papua via Whatssap, Kamis (15/6).

Saleh menjelaskan, dalam petunjuk pelaksanaan terdapat beberapa persyaratan yang dibagi menjadi dua, yaitu umum dan khusus seperti bertaqwa kepada Tuhan dan  Pancasila, memiliki kapabilitas dan elektabilitas tinggi dan juga menjadi panutan dimasyarakat. Tidak kala penting memiliki disiplin ilmu (edukasi), dan tidak memiliki masalah hukum.

"Yang pertama bertaqwa kepada Tuhan dan memiliki kapabilitas dan elektabilitas dan berpendidikan, dan tidak ada kasus hukum," katanya.

Lanjut Saleh, terkait mekanismenya ada tiga kriteria dan Mimika dikategori kan tipe A. Pasalnya, Hanura memiliki 3 kursi di DPRD sehingga dikategorikan sebagai partai pengusung. Dengan demikian untuk sekelsi calon harus melalui seleksi yang ketat. Selanjutnya, hasil tersebut akan diantar ke DPD untuk meminta persetujuan atau rekomendasi ke DPP, dan untuk menentukan kandidat melalui tim seleksi dari DPC dan Ketua DPC dari 7 Kabupaten di Papua.

"Kita masuk kategori satu jadi sebagai partai pengusung. Setelah pendaftaran nama-nama akan diteruskan ke pusat setelah ada rekomendasi dari DPD," tuturnya. 

Selain itu, Saleh juga menambahkan bahwa, Hanura memberikan batas waktu pendaftaran  selama satu bulan lebih terhitung tanggal 21 Juni hingga 31 Juli. Pasalnya mengingat pada saat pendaftaran ada Bacabup dan Bacawabup yang belum melengkapi berkas, bahkan ada penambahan-penambahan berkas setelah sampai di DPP.  

Lanjut Saleh, pada saat pendaftaran nantinya setiap Bacabup dan Bacawabup yang mendaftarkan diri ke Partai Hanura akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp10 juta sebagai akomodasi untuk mengantarkan hasil pendaftaran ke DPD Provinsi maupun DPP Hanura di Jakarta.

"Kami buka pendaftaran 1 cukup lama satu bulan lebih, dan untuk biaya pendaftaran sebesar Rp10 juta sesuai dengan petunjuk uang akan digunakan oleh tim seleksi untuk membawa hasil seleksinya ke provinsi dan ke DPP," tambahnya.

Seleh juga berharap agar kepada siapa saja yang ingin maju sebagai bupati dan wabup menggunakan kendaraan Hanura atau diusung oleh Hanura  harus memenuhi kriteria yang akan ditentukan melalui tim survey sehingga masyarakat Mimika tidak salah memilih.

"Bacabup dan Bacawabup yang mau maju harus memenuhi kriteria yang ada untuk perubahan Mimika kedepan," katanya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment