Jelang Lebaran Sayur Mayur Mengalami Kelangkaan

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) – Jelang hari raya Idul Fitri, persediaan sayur mayur di Pasar Sentral mengalami kelangkaan. Hal ini disebabkan cuaca kota Timika yang terus diguyur hujan. Sementara harga bumbu dapur masih normal. 

La Ode penjual bumbu dapur dan sayur di Pasar Sentral kepada Salam Papua mengatakan, Harga rica, bawang merah, bawang putih masih normal, karena banyak stok, berbeda dengan harga sayur yang mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca di Mimika yang sudah seminggu lebih diguyur hujan.

"Sayur yang mahal, karena hujan,” ungkap La Ode. 

Ode menjelaskan, ada beberapa sayur yang langka di pasaran yaitu Bayam, Sawi, Kangkung, kacang panjang. Meskipun langka, pedagang tidak menaikan harga sayur melainkan mengurangi jumlah sayur sehingga ikatan sayur menjadi sedikit.

"Memang harganya sama tapi kita kurangi sayurnya, jadi sayurnya jadi sedikit," terang Ode.

Namun, kondisi tersebut tidak akan bertahan lama, pasalnya apabila kondisi cuaca kembali cerah dan panas, persediaan sayur sudah menjadi stabil.

"Ini karena hujan, kalau sudah tidak hujan berarti stabil," ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment