Jhon Rettob : Rp5 Miliar Bangun Apron Bandara Baru Dinilai Kurang

Bagikan Bagikan
Jhon Retob
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika, Jhon Retob mengakui bahwa, anggaran sebesar Rp5 Miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan Apron tahap awal di Bandara Baru milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang akan  dikerjakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi tahun ini dinilai sangat kurang, jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai Rp20 miliar.

Jhon saat ditemui di Kantor Dishubkominfo, Jalan C. Heatubun, Jumat (16/6) mengakui pembangunan Apron tahun lalu dengan ukuran 200 x 100 meter mencapai Rp20 miliar, sehingga dengan besaran anggaran yang sekarang berarti sangat kurang.

"Dana Rp20 miliar itu untuk tiga tahun yang lalu. Nah kalau sekarang harus mengerjakan tahap awal dengan dana hanya sebesar Rp5 miliar itu saya rasa kurang karena kemungkinan hanya pas untuk lapisan paling bawa saja,"ujarnya.

Diakuinya, panjang Apron yang akan dibangun sudah pasti 125 meter, tetapi untuk lebarnya hingga saat ini belum diketahui, sebab harus diperhitungkan oleh pihak Konsultan.

Sedangkan ketika ditanya terkait dorongan untuk penambahan anggaran dirinya mengakui, bahwa kedatangan Kadishub Provinsi beberapa hari lalu adalah salah satu cara agar pihak Provinsi pun mengetahui apa yang dibutuhkan dalam pembangunan Apron tersebut. Sehingga dengan dilakukan pantauan langsung dan mendengarkan usulan-usulan dari Pemkab Mimika, bisa memberikan gambaran bagi Dishub Provinsi.

Selain hal itu menurut Jhon, dalam pertemuan bersama Dishub Provinsi pihaknya telah menentukan pembagian tugas terkait bagian-bagian yang akan dibangun oleh Provinsi dan Kabupaten, dalam hal ini Dishub Mimika.

"Kami sudah diskusikan beberapa hal termasuk pembagian tugas pembangunan antara Provinsi dan Pemkab, baik perhibungan darat, laut juga udara. Untuk pembangunan Apron Bandara Baru itu paling tidak mereka sudah lihat dan mengetahui berapa dana yang harus ditambah dari Rp5 miliar tersebut," tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment