Kadin Akui Kurang Awasi Perekonomian Mimika

Bagikan ke Google Plus
Philipus Wakerkwa
SAPA (TIMIKA) - Ketua Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Mimika, Philipus Wakerkwa mengakui, saat ini kurang melakukan pengawasan di bidang ekonomi. Sehingga harga barang di daerah ini mengalami peningkatan, khususnya di saat lebaran dan Natal.

“Sekarang ini, kami kurang bekerja maksimal dalam melakukan pengawasan harga-harga barang di Mimika,”kata Philipus saat ditemui Wartawan di bilangan Jalan Budi Utomo, Selasa (13/6).

Ia mengatakan, kurang maksimalnya kinerja dari Kadin Mimika disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah kondisi pemerintahan dan dampak dari masalah PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Dan kita belum bisa bekerja maksimal Karena kondisi situasi pemerintahan di Mimika dan situasi Freeport yang lagi bermasalah," jelasnya.

Lanjut Philipus, yang sangat disayangkan berjalannya roda Pemerintahan di Mimika di menggandeng pihak Kadin yang notabene selaku pelaku di Timika. Mirisnya lagi, banyak pengusaha-pengusaha diluar Timika yang bekerjasama dengan Pemerintah dan perusahaan.

"Tidak jalannya Kadin dengan maksimal karena pemerintahan jalan sendiri. Dan perusahaan besar tidak mengakomodir kita punya anggota-anggota di daerah ini dan semua kebanyakan ambil dari luar," lanjutnya.

Ia juga menambahkan kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah dengan pengusaha diluar Papua tanpa ada koordinasi dengan Kadin Mimika, sehingga hal tersebut telah merugikan pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Kadin Mimika.

"Anggota-anggota dari luar tersebut masuk tanpa persyaratan yang diminta oleh Kadin Timika," tambahnya (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment