Kelulusan SD Diumumkan 16 Juni

Bagikan ke Google Plus
Manto Ginting
SAPA (TIMIKA) - Kepala Seksi Kurikulum pada Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika mengatakan, hasil Ujian Sekolah (US) untuk menentukan kelulusan bagi 111 Sekolah Dasar (SD) di Mimika baru akan diumumkan pada Jumat (16/6) mendatang.

Ketentuan kelulusan bagi semua murid yang telah mengikuti US akan ditentukan oleh masing-masing sekolah, sebab penilaian kelulusan seharusnya sudah ditentukan sejak murid bersangkutan mulai menempuh pendidikan.

“Nanti tanggal 16 akan diumumkan, tapi dinas tidak menentukan besaran kelulusaanya karena itu kebebasan setiap  sekolah. Kalau memang dalam satu sekolah ada satu atau lebih yang tidak lulus, itu merupakan kewenangan sekolah, sebab yang mengetahui kemampuan murid cuma sekolah tersebut bukan dinas,” ungkap Manto Ginting saat ditemui diruang kerjanya Kantor Sentra Pemerintahan, Senin (12/6).

Selain itu Manto Ginting juga menjelaskan bahwa kriteria kelulusan SD sama halnya dengan SMP, dimana kelulusan akan ditentukan oleh setiap sekolah. Sebab, pemenuhan wajib belajar adalah sembilan tahun, maka dengan demikian selama itu juga para guru sudah bisa mengumpulkan hasil penilaiannya terhadap setiap murid.

“Jumlah SD di Mimika ada 128, tapi yang adakan US hanya 111, karena yang lain itu sekolahnya belum ada kelas enamnya,” jelasnya.

Sementara itu standar nilai kompetensi bagi SD dan SMP masih ditentukan oleh setiap sekolah. Tetapi menurut Manto nilai tersebut bukan dinilai dari berhasilnya murid meraih nilai US tertinggi, tetapi bagaimana murid bisa mempertahankan peringkat hingga saat mendaftar pada sekolah ditingkat selanjutnya dan terus meraih prestasi. Maka dengan demikian output sekolah dimana asal murid tersebut akan diakui karena mutu yang sudah diberikan kepada muridnya.

Terkait hal tersebut Manto mengharapkan agar setiap murid SD atau siswa SMP yang sudah selesai dan lulus menempuh satu jenjang pendidikan, harus dapat terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai, sehingga saat menempuh pendidikan di jenjang selanjutnya bisa terus berprestasi.

“Jujur kita tidak bangga kalau SMP dan SD se-Mimika lulus 100 persen tapi hasilnya tidak bisa memberikan output yang bisa mengangkat mutu pendidikan,” ujarnya. (Acik Nasma)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment