Masyarakat Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Hasanuddin

Bagikan Bagikan
Situasi di persimpangan Jalan Hasanuddin-Budi Utomo yang terlihat becek
SAPA (TIMIKA) – Masyarakat  yang tinggal di sepanjang Jalan Hasanuddin Kabupaten Mimika, mendesak agar pemerintah daerah dalam tahun ini segera menyelesaikan pengerjaan perbaikan drainase. Hal ini dikarenakan, sampai sekarang pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan dan dinilai menambah kerusakan. Sehingga mengganggu aktifitas Lalulintas serta kelancaran usaha bagi pengusaha di sepanjang jalan tersebut.

Salah seorang pedagang pakaian, Syarif kepada wartawan, Jumat (30/6) mengakui, sejak awal pengerjaan drainase yang ada di Jalan Hasanuddin tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika berjanji akan menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan cepat. Namun yang terjadi, mulai pekerjaan yang dilaksanakan pada 2016 lalu sampai saat ini (Juni 2017,red) belum selesai.

“Pekerjaan ini sudah dimulai 2016 lalu, tapi sampai sekarang pekerjaan tersebut juga belum selesai. Kami tidak tau kapan selesainya pengerjaan drainase dan perbaikan Jalan Hasanuddin tersebut,”katanya.

Kata dia, dengan kondisi yang sekarang ini, maka pihaknya sebagai pengusaha kecil ini sangat dirugikan. Dalam arti, sejak pekerjaan ini dimulai usaha yang dirinya kerjakan sampai saat ini terhambat.

"Kasihan kita ini yang punya usaha. Kalau hujanm banyak pembeli yang hanya numpang lewat saja karena takut becek. Begitu juga, saat tidak hujan, pembeli jadi risih untuk datang karena dagangan terlihat penuh debu. Coba kalau memang tidak dikerjakan tuntas, lebih bagus tidak usah sekaligus,"tuturnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pemilik bengkel, Indra yang mengatakan, walaupun pemerintah daerah telah mengerjakan drainase pembuangan air, seharusnya dilanjutkan dengan merapikan badan jalan. Sehingga tidak terjadi genangan air, yang dinilai sangat menghambat aktifitas warga. 

Lanjutnya, semenjak adanya pengerjaan drainase tersebut, pemandangan disepanjang jalan menjadi lebih semrawut. Selain karena debu, juga dikarenakan banyaknya titik jalanan rusak dan menjadikan genangan air. 

"Sekarang musim hujan, jadi kita siap-siap lewati jalan rusak dan becek. Apalagi kalau tidak hati-hati, maka sudah pasti akan celaka. Kita bisa lihat di depan SPBU Jalan Hasanuddin dan lampu merah, itu paling hancur sekali,”ujarnya.

Terkait hal tersebut, kata dia, dirinya berharap, Pemkab bisa memprioritaskan pengerjaan jalan tersebut. Hal ini karena, Jalan Hasanuddin salah jalan di Kota Timika, yang memiliki akses penting. Ini terbukti, disepanjang jalan tersebut dijadikan tempat usaha bagi masyarakat.

"Bisa dibilang, Jalan Hasanuddin masih ada di pusat kota. Apalagi kawasan ini penuh dengan pusat perdagangan yang ramai. Ditambah ada pasar sentral milik pemerintah. 

Karenanya, saya berharap jalan ini cepat dibenahi, supaya masyarakat tidak merasakan kondisi seperti ini terus,"ungkapnya.(Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment