Mr X Yang Meninggal Karena Sakit Masih di RSUD

Bagikan ke Google Plus

SAPA (TIMIKA) - Hingga saat ini Mr X (laki-laki tanpa identitas,red) yang meninggal dunia karena sakit, masih berada di kamar jenazah RSUD Mimika.Sampai dengan Jumat,(30/6) malam korban masih berada di Kamar Jenasah RSUD Mimika.

"Pihak RSUD Mimika telah menyerahkan jenasah ke pihak kepolisian yang mana diterima oleh Kasat  Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan,SIK,"kata Humas RSUD Mimika,Luky Mahakena saat dihubungi melalui telepon selulernya,Jumat (30/6) malam.

Luky mengatakan,bahwa sesuai dengan SOP Rumah Sakit, paling lama tiga hari berada di kamar jenasah. Dan apabila lewat dari tiga hari, maka akan diambil alih oleh Dinas Sosial untuk dilakukan pemakaman.

"Pihak rumah sakit (RSUD) sudah berupaya untuk menyebarkan foto Mr X. Namun sampai dengan saat ini belum ada keluarga ke RSUD,"kata Luky.

Dikatakan Luky bahwa kasus seperti ini sudah yang kesekian kali di tangani oleh RSUD Mimika.

"Kita terus koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu identitas, baik melalui media sosial dan penyampaian ke warga, apabila mengetahui keluarga dari Mr X agar segera menghubungi Polisi atau langsung ke RSUD Mimika,"ujar Luky.

Sebelumnya, pada Kamis,(28/6) sekira pukul 16. 15 Wit  ada dua orang tak dikenal (OTK) membawa pasien di RSUD Mimika tanpa memiliki identitas atau Mr.X, dalam keadaan lemas. Setelah menjalani perawatan, namun pasien tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan data dari Kepolisian menjelaskan, awalnya pada Kamis (29/6) sore dua OTK dengan menggunakan sepeda motor mendatangi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Mimika, mengantar pasien dalam kondisi lemas. Kemudian pasien tersebut diterima oleh dua orang dokter siaga di IGD. Dan langsung mengambil tindakan, dengan memberikan oksigen, serta mengambil sampel darah pasien untuk diperiksa. 

Walaupun telah dilakukan tindakan oleh petugas medis, kondisi pasien dari waktu ke waktu semakin lemas. Selang beberapa menit, Mr X tidak dapat tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya.

"Korban (Pasien/Mr.X) sudah dalam keadaan lemas, kemudian dokter memasang oksigen dan melakukan pemeriksaan darah. Namun korban semakin lemas dan dinyatakan MD (Meninggal Dunia) oleh dokter pada Pukul 16.35 WIT," terang Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dari Paron Helan, SIK.

Dijelaskan juga ciri-ciri kedua OTK yang mengantar korban yakni, satu orang dengan ciri-ciri berambut keriting atau orang asli Papua. Sementara seorang lagi berambut lurus atau pendatang. Setelah mengantar pasien Mr.X, kedua OTK meminta izin pergi dengan alasan hendak mengambil pakaian Mr.X, namun hingga Mr.X dinyatakan meninggal dunia kedua OTK tersebut tak kunjung kembali.(Markus Rahalus).
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment