Oknum Polisi Terlibat Pencuri Solar Terancam Diberhentikan

Bagikan Bagikan
 Irjen Pol Boy Rafli Amar
SAPA (TIMIKA) - Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan, dirinya tidak akan segan-segan menindak tegas anggotanya yang terlibat apalagi menjadi pelaku tindak kejahatan.

“Jika perlu, kalau nanti dinilai tidak layak jadi polisi, kita berhentikan. Kita tidak rugi, banyak yang ingin jadi polisi," tegas Kapolda saat diwawancara pada Kamis (8/6) malam terkait keterlibatan seorang oknum anggota Polres Mimika dalam upaya pencurian bahan bakar solar di areal PT Freeport Indonesia (PTFI).

Oknum anggota Polres Mimika tersebut berinisial CK diamankan pada Rabu (7/6) karena diduga terlibat dalam upaya pencurian bahan bakar jenis solar di Mile 11, ujung jembatan II Cargo Dok pada Selasa (6/7) malam.

“Ada mekanisme hukum, sudah diproses oleh Propam,” kata kapolda.

Upaya pencurian dilakukan CK bersama empat orang warga sipil masing-masing berinisial AR, MK, TA dan HS. CK sendiri berperan menyiapkan satu set peralatan las untuk memotong pipa solar, tabung oksigen dan LPG untuk digunakan oleh empat pelaku lainnya.

Atas peristiwa ini, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 4e juncto Pasal 53 KUHP, dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun. 

Selain menjalani proses hukum di peradilan umum, sebagai seorang anggota polisi yang melakukan tindak pidana juga mengikuti sidang kode etik yang ada di institusi kepolisian. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment