Pengamanan Jalur Pipa Tambang Gunakan Digital Security

Bagikan ke Google Plus
Ilustrasi


SAPA (TIMIKA) -  Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pihak Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Amole dalam melakukan pengamanan terhadap jalur pipa tambang di areal PT Freeport Indonesia akan dibantu dengan CCTV Digital Security. Hal tersebut dilakukan untuk memantau adanya pergerakan dari oknum-oknum yang sering memotong pipa tambang.

"Berkaitan dengan pipa bocor kami gunakan digital security. Hal ini karena jalur tersebut panjang, tentunya membutuhkan ekstra pengamanan," kata Rafli saat ditemui wartawan di Pusat Pelayanan Polres Mimika dijalan Cenderawasih, Jumat (30/6).

Rafli juga menjelaskan, pihaknya telah mendapat berbagai masukkan berkaitan dengan areal-arel yang rawan dan sering terjadi tindak kriminal pemotongan pipa tambang. Dari kondisi itulah, dilakukan pemasangan CCTV. Dengan adanya alat tersebut, sangat membantu pihak Satgaspam Amole dalam melakukan deteksi di berbagai lokasi yang dikategorikan rawan.

"CCTV sebagai upaya pendeteksian terhadap daerah-daerah rawan akan pemotongan pipa konsentrat. Ditambah dengan digital security, maka daerah mana yang dipotong akan terpantau. Sehingga petugas bisa langsung melakukan pengamanan,”jelasnya.

Ia juga menegaskan, bahwa tindakan pemotongan pipa tambang merupakan tindak kriminal. Sehingga perlu diungkap pelaku-pelaku yang terlibat didalam pemotongan pipa tambang.

"Tentunya sejauh ini kita masih melihat hal itu sebagai kriminal, dan beberapa peristiwa juga sjudah kita ungkap," tegasnya.

Terlepas dari CCTV yang dipasang. Pihak Satgas Amole yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan juga akan mengintensifkan patroli di kawasan-kawasan yang dinilai rawan. Hal ini dilakukan untuk memperkecil tindak kriminal.

"Jadi kita akan mengintensifkan patroli pada kawasan-kawasan yang rawan. Ini untuk meminimalisir tindak kriminal,"ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment