Perahu Tenggelam, 20 Orang Berhasil Dievakuasi ke Timika

Bagikan ke Google Plus
Proses evakuasi korban penumpang perahu tenggelam oleh SAR Timika
SAPA (TIMIKA) - Perahu susun yang ditumpangi Jemaat Persekutuan Angkatan Muda (PAM) Viadolorosa tenggelam di Kali Ipaya Distrik Amar , dalam perjalanan menuju Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah, pada Senin (26/6) sore sekitar pukul 16.30 Wit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Salam Papua di lapangan menerangkan, Jemaat PAM Viodolorossa ke Kampung Uta bertujuan untuk melakukan bakti sosial. Dari rencana tersebut, rombongan diberangkatkan dengan dua perahu yang berukuran kecil dan besar. Dan dari hal tersebut, maka rombongan berangkat dari Pelabuhan LPMAK yang ada di area Poumako, sekitar pukul 09.00 Wit.

Dari kedua perahu yang ditumpangi oleh para Jemaat, perahu berukuran kecil yang ditumpangi sembilan orang jemaat ditambah dua motoris berhasil sampai ke Kampung Uta. Namun, perahu berukuran besar yang ditumpangi 22 orang jemaat dan dua motoris terbalik dan tenggelam di perairan Kali Ipaya.

Sebelum terjadi musibah, perahu menabrak akar pohon yang mengakibatkan kebocoran. Dari kondisi tersebut, awak kapal berusaha menutupnya dengan kain, namun tidak berhasil. Sehingga membuat perahu tenggelam, dan 22 penumpang dan dua motoris melompat ke Kali Ipaya.

"Perahunya memang tipis. Untungnya ada pengusaha menuju ke Potowaiburu, dia yang membantu selamatkan kami ke darat," kata salah satu motoris perahu, Lukas.

Lanjutnya, dengan bantuan pengusaha tersebut, para penumpang kemudian dievakuasi ke Kampung Ipaya. Di kampung tersebut, tiga petugas kesehatan yang bertugas di Kampung Ipaya langsung memberikan pengobatan, baik dengan menjahit ringan atau hanya sekedar memeriksa. Selain itu petugas yang dibantu masyarakat menyediakan pangan bagi para korban.

"Saat terjadi musibah, hanya satu penumpang yang menggunakan pelampung. Padahal banyak pelampung di perahu,"terangnya.

Sementara dari kejadian itu, keluarga dari salah satu korban, langsung melaporkan ke Kantor SAR Timika, pada Senin (26/6) malam. Dari laporan tersebut, Kantor SAR Timika pada Selasa (27/6) sekita pukul 06.00 Wit menurunkan tim untuk melakukan evakuasi. Dan berhasil mengevakuasi 20 korban (19 penumpang dan satu motoris) ke Timika. Sementara empat orang melanjutkan perjalanan ke Kampung Uta.

"Kami dapat laporan dari salah satu keluarga korban, bahwa ada perahu yang terbalik di Kali Ipaya yang memuat Jemaat PAM Viadolorosa. Dimana rombongan jemaat dalam rangka baksos di Kampung Uta. Namun dalam perjalanan perahu tenggelam,"kata Kepala SAR  Timika, Mahfud.

Dikatakan Mahfud, total jumlah penumpang di dalam perahu bantuan Dishubkominfo tersebut sebanyak 22 orang ditambah dua orang motoris, sehingga total 24 orang.

Lanjutnya, dari kejadian naas tersebut, satu orang atas nama Izak mengalami patah atau fraktur terbuka pada kaki kiri. Sementara sebagian penumpang lainya mengalami luka lebam, memar dan trauma. Karenanya, setelah berhasil di evakuasi oleh tim SAR, para korban langsung dibawa ke RSUD Mimika.

"Dalam evakuasi tersebut, kami kerahkan tiga tim, 11 personel dengan satu speed boat, dan dua perahu karet. Dan puji syukur, semua korban selamat," kata Kepala SAR Timika, Mahfud kepada wartawan usai evakuasi.

Sementata Anggota Majelis Viadolorosa  yang memimpin rombongan, Romy mengatakan, keberangkatan mereka ke Kampung Uta untuk melaksanakan bakti sosial. Dimana tim berangkat menggunakan dua perahu. Perahu berukuran lebih kecil ditumpangi sembilan jemaat ditambah dua motoris berhasil sampai ke Kampung Uta. Perahu dengan ukuran lebih besar yang ditumpanginya bersama jemaat lain mengalami musibah.

"Saat ini gimana kondisi penumpang, saya belum  bisa berikan banyak keterangan. Ini karena, para penumpang masih menjalani perawatan dan trauma,"jelasnya.

Dari peristiwa tersebut, keluarga korban yang ikut menjemput merasa senang dan haru. Hal ini nampak, saat kedatangan korban yang dievakuasi SAR Timika di Pelabuhan Poumako.(Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment