Peserta Pesantren Kilat Diharapkan Tidak Melupakan Sejarah Puasa

Bagikan Bagikan
Para peserta pesantren kilat
SAPA (TIMIKA) – Peserta pesantren kilat yang diikuti pelajar TK hingga SMA/SMK selama tiga hari Senin-Rabu (12-14/6), di Masjid Babussalam, Jalan KH Dewantara, diharapkan tidak melupakan sejarah puasa.

Perwakilan Panitia Pesantren Kilat, Dini Hijriyana Ahmad mengatakan, kegiatan ini selain bertujuan mendidik peserta untuk peduli terhadap sesama, ini juga dilakukan agar anak-anak tidak melupakan bahwa sejarahnya puasa ada di jaman Rasulullah SAW.

Ia menuturkan, selama tiga hari kegiatan berjalan dengan lancar dan target peserta yang sebelumnya hanya 300 peserta, namun nyatanya mencapai 500 peserta. 

"Tiga tahun berturut-turut kita sudah melaksanakan kegiatan ini dan pesertanya terus meningkat. Selain itu juga pemateri yang sangat mendidik baik dari segi keagamaan maupun umum," tuturnya. 

Peserta pesantren kilat telah menerima sejumlah materi tidak hanya tentang agama Islam, tetapi juga materi umum. Pelajaran yang diterima diantaranya sholat berjamaah, murajaah, tauhid, praktek tentang bagaimana mengurus jenazah, Fardu kifayah dan Najis. Sedangkan untuk materi umum ada materi tentang kepemimpinan, cara membuat website dan beberapa materi lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Kadispendasbud) Kabupaten Mimika, Jenni Usmani dalam sambutannya sebelum menutup kegiatan pesantren kilat mengatakan, dengan mengikuti pesantren kilat yang diikuti oleh siswa-siswi dari sekolah yang berbeda, maka bisa saling kenal dan berbagi pelajaran yang telah diterima selama pesantren kilat.

"Mudah-mudahan apa yang didapat di pesantren kilat ini bermanfaat dan puasa yang dijalankan menjadi berkah," katanya.  

Sementara itu, salah satu peserta pesantren kilat dari SMK YPMNU, Maya Ardani mengatakan, sangat senang bisa mengikuti pesantren kilat selama tiga hari ini, karena telah mendapatkan banyak ilmu tidak hanya tentang agama, tetapi juga pengetahuan umum.

"Saya dengan teman-teman sudah ikut dari hari pertama dan kita semua senang bisa ikut ini," katanya. (Anya Fatma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment