Pihak Terkait Harus Pantau Penjualan Miras di Bulan Ramadhan

Bagikan Bagikan
Nurman S Karupukaro
SAPA (TIMIKA) – Politisi Partai Gerindra Mimika, M Nurman S Karupukaro meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan instansi terkait  untuk melakukan pemantauan terhadap para penjual Minuman Keras (Miras) di Bulan Ramadhan.

Kata dia, selama Bulan Ramadhan ini masih ada sejumlah tempat penjualan miras yang tidak mengikuti instruksi bupati, sehingga dengan seenaknya menjual minuman haram tersebut. Ini dibuktikan, masih ada sejumlah kasus kriminal maupun kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan dari miras.

"Saya minta kepada Pemda dalam hal ini Satpol PP, aparat keamana dan instansi teknis yang lain untuk memantau langsung tempat-tempat yang disinyalir masih membuka penjualan miras. Khususnya yang kami lihat ini seperti toko-toko kecil ini seharusnya tertutup tidak boleh dibuka untuk kepentingan umum," kata Nurman saat ditemui wartawan di gedung DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Senin (5/6).

Dikatakan, seharusnya para penjual miras ini menghargai ummat yang saat ini sedang menjalani ibadah puasa.

"Ini sangat tidak menghormati ummat beragama yang sedang menjalankan ibadah,” katanya.

Untuk itu,  ia meminta kepada Satpol PP dan Polisi untuk dapat menindak para penjual miras maupun Tempat Hiburan Malam (THM) yang melanggar instruksi bupati. Sebab, akibat dari miras bisa menimbulkan bentuk gangguan kamtibmas.

“Kepada Pak Kapolres untuk mengambil tindakkan tegas kepada penjual miras dan hiburan-hiburan malam yang tidak mengutamakan surat bupati tentang jam buka. Bila perlu ijinya dicabut dan jangan diperpanjang," pintanya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment