Polres Gelar Apel Gabungan Pengamanan Malam Takbiran

Bagikan Bagikan
Suasana apel gabungan yang digelar Polres Mimika
SAPA (TIMIKA) - Dalam rangka mengamankan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Polres Mimika menggelar apel gabungan. Kegiatan yang dipusatkan di Pusat Pelayanan Polres Mimika, pada Sabtu (24/6) sore dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Victor Mackbon, SH,.SIK,. MH,.MSi.

Terlibat dalam apel gabungan, diantaranya Sentra Komunikasi (Senkom), Rapi, Orari, Polres Mimika, satu pleton Kodim 1710 Mimika, Brimob, satu pleton Lanud Timika, satu pleton 754, satu pleton, Kaveleri, satu pleton Satrad 243 Timika, satu pleton Lanal Timika, satu pleton Denkav 3, FKUB Satpol PP, KKJB, dan Pemadam Kebakaran.

Kapolres Victor Mackbon dalam arahannya mengatakan, apel dalam rangka pengamanan takbir keliling dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri ini merupakan rangkaian Operasi Ramadniya 2017. Dimana dalam pengamanan ini, pihaknya menurunkan 700 personil gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, instansi terkait, dan ormas.

"Ada 15 titik yang nantinya dijaga oleh gabungan anggota, baik TNI-Polri, FKUB dan Satpol PP, dan ormas,"kata Kapolres.

Kata Kapolres, dan malam ini kita melakukan pengamanan takbir keliling yang digelar oleh PHBI Mimika, yang dipusatkan di Lapangan Timika Indah. Dimana takbir keliling ini juga merupakan puncak dari umat Muslim, setelah melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan.

Lanjutnya, dan kita bersyukur, bahwa situasi saat ini lagi kondusif. Namun kehadiran kita tetap ada untuk menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Mimika.

"Untuk itu rekan-rekan harus atensi,punya daya kreasi dan daya kritis terhadap situasi dan kondisi yang ada. Jangan bersikap apatis,kalau memang ada yang mencurigakan ditanyakan,"ujar Kapolres.

Kata Kapolres harus waspada,karena semua orang bisa menjelma menjadi apapun. Bisa menjadi baik,lebih baik untuk itu dalam menjaga keamanan harus sesuai dengan SOP.

Ia menambahkan, kalaupun pada saat melakukan pengamanan menemukan ada hal-hal yang tidak sesuai aturan, diharapkan disampaikan yang dengan humanis. Dan hindari bentuk-bentuk pemeriksaan yang berbentuk fisik, lebih baik langsung diamankan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Hindari pemeriksaan yang kurang humanis, yang nantinya akan terjadi tindakan fisik. Kalau ada yang mabuk langsung diamankan, jangan dibiarkan nantinya akan berdampak. Karena akibat dari miras kasus penganiayaan tinggi dan laka lantas,"kata Kapolres.(Markus Rahalus).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment