Polres Mimika Percepat Proses Hukum Waket KNPB

Bagikan Bagikan
YA saat Berorasi disalahsatu Kegiatan KNPB
SAPA (TIMIKA) - Polres Mimika akan mempercepat proses hukum kasus dugaan perbuatan makar dengan tersangkanya YA selaku Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Mimika. YA diamankan petugas pada Selasa 30 Mei 2017 ketika menggelar kegiatan di halaman kantor sekretariat KNPB, Jalan Sosial.

“Bukti-buktinya sudah mencukupi,” kata Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK kepada wartawan di ruang kerjanya Kantor Pusat Pelayanan Masyarakat Polres Mimika, Jumat (2/6).

Tersangka YA dianggap melakukan perbuatan makar dan dijerat dengan Pasal 106 jo Pasal 87 jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti berupa bendera KNPB sebanyak lima lembar, dua tiang bendera, spanduk bertuliskan dukungan petisi manual di wilayah Bomberay, spanduk bertuliskan Refrendum for West Papua serta pengeras suara berupa Loudspeker dan Toa.”Tersangka sekarang diamankan di Polsek Miru,” ujar Kasat Reskrim. 

KNPB dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) wilayah Mimika pada Selasa itu menggelar kegiatan ibadah dan agenda penutupan tanda tangan petisi mendukung PBB untuk melakukan referendum ulang rakyat Papua, karena proses Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 dinilai tidak sah. 

YA didalam kegiatan itu bertindak sebagai koordinator lapangan (Korlap) sekaligus protokol kegiatan. YA juga berperan mempersiapkan panggung, memasang spaduk serta bendera KNPB.

Kapolres sebelumnya mengungkapkan kalau pihaknya tidak memberikan izin untuk kegiatan KNPB dan PRD Mimika. Namun tidak melarang warga untuk melaksanakan ibadah dan doa.

“Pengalaman yang lalu kegiatan doa hanya sebagai covernya saja, kegiatan intinya adalah mereka mau melakukan kegiatan yang mengarah ke merdeka. Kalau memang mau beribadah untuk Tuhan silakan, namun kalau sudah menyimpang dari NKRI maka akan ditindak,” tegas kapolres.

Setelah penangkapan YA, pengurus KNPB dan PRD wilayah Mimika mendatangi Kantor Pelayanan Polres Mimika untuk bertemu langsung Kapolres Mimika, dan membicarakan perihal penangkapan YA.

“Tidak ada orasi, hanya penyampaian pengumuman. Ada beberapa penyampaian informasi untuk agenda petisi dukungan internasional untuk Papua Merdeka," kata Wakil Ketua PRD Mimika, Sem Asso, kepada wartawan di Kantor Pelayanan Polres Mimika. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment