Polres Mimika Tindak Tegas Pengendara Mabuk

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) - Dalam dua minggu terakhir ini, angka kriminalitas, kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Mimika cukup tinggi. Meningkatnya kasus ini penyebab utamanya adalah minuman keras (miras). Karenanya, Polres Mimika akan menindak tegas pengendara yang dipengaruhi miras.

"Kami akan tindak tegas kepada orang-orang yang berkendara dalam keadaan mabuk. Dan ini tidak bisa kita diamkan," kata Kapolres Mimika AKBP Victor Mackbon, SH,.SIK,.MH,.MSi kepada wartawan belum lama ini.

Kata dia, pihaknya telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan tindakan dini, yang bertujuan mencegah terjadinya tindak kriminalitas akibat pengaruh minuman beralkohol. Salah satunya, langsung mengamankan warga yang sedang mengkonsumsi miras dan pengendara yang dalam pengaruh alkohol.

Lanjutnya, kalau hanya ditegur,  dan masih dipengaruhi miras, maka akan membuat tindak kejahatan, yang akhirnya ribut. Dan kalau sudah ribut, bisa menyebar kemana-mana.

"Sekarang tidak cuma ditegur, tapi akan dinaikkan ke dalam mobil dan dibawa ke  sel. Kami punya sel masih luas. Dan ini dilakukan, agar pemabuk tidak melakukan tindakan yang merugikan banyak orang," pesan Kapolres mengarahkan jajarannya.

Hal senada juga disampaikan Wakapolres Mimika, Kompol Arnolis Korowa yang mengatakan, Polres Mimika telah bekerja secara maksimal dalam rangka menangani pengendara mabuk, yang selama ini  menjadi penyebab terjadinya kecelakaan Lalulintas.

"Kami sudah maksimal, sekarang kembali ke masyarakat, sadar tidak. Dalam arti, masih ada orang yang tak peduli tentang keselamatannya sendiri," kata Korowa saat ditemui wartawan, Kamis (29/6).

Polres Mimika, jelas Korowa, memberi atensi khusus kepada personel di lapangan. Dimana personil diperintahkan langsung mengamankan pengendara yang diketahuu terpengaruh alkohol ke dalam sel. Dan akan dikeluarkan, kalau yang bersangkutan sudah dipastikan telah kembali normal.

"Kalau kita lepaskan kita juga salah. Kita akan dituding melakukan pembiaran, dan membuat orang di jalan bisa celaka atau orang di rumah yang jadi sasaran. Makanya kita amankan," jelasnya.

Kasus kecelakaan Lalulintas yang sempat menghebohkan masyarakat Timika, salah satunya adalah pengendara ford ranger silver B 1791 QS berinisial JF dalam keadaan mabuk menyeruduk Tugu Perdamain Bundaran Timika Indah pada Selalu (20/6) malam lalu. Dimana roda depan mobil berhasil naik ke pelataran tugu, dan merobohkan pagar besi pembatas tugu.

"Pelakunya tetap kita proses hukum," tegas Korowa.

Selain itu, pengendara avansa silver DS 1993 MC berinisial PK menabrak pegendara honda beat hitam PA 4599 MA atas nama Toni Tabuni yang membonceng Lendira Murib di Jalan Cenderawasih pada Rabu (28/6) sekitar pukul 04.00 WIT.

Akibat kecelakaan tersebut, Toni Tabuni yang membonceng Lendira Murib meninggal di lokasi kejadian.

"Kita sudah berikan pencerahan kepada kedua belah pihak. Kita berharap semua pihak menahan diri dan kita dipercayakan untuk proses hukum positif sambil kearifan lokal tetap jalan," katanya. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment