Presentase Kelulusan SMP Menunggu Laporan Setiap Sekolah

Bagikan Bagikan
Manto Ginting
SAPA (TIMIKA) – Setelah melaksanakan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Mimika yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 Mei 2017 lalu, hasil atau presentase kelulusan masih menunggu laporan dari setiap sekolah penyelenggara UN.

Untuk kelulusan siswa dijelaskan Kepala Seksi Kurikulum pada Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika, Manto Ginting, ditentukan dari masing-masing sekolah berdasarkan hasil rapat antara dewan guru. Dewan guru akan menilai kriteria siswa yang dimulai dengan kehadiran dalam mengikuti seluruh mata pelajaran, berkelakuan baik dan telah lulus ujian sekolah maupun ujian berbasis nasional, dengan hasil nilai minimal sesuai dengan standar sekolah serta mengikuti UN.

“Memang hari ini (Kemarin-red) semua SMP sudah harus umumkan kelulusan, tapi untuk dilaporkan ke dinas biasanya tidak harus hari ini, karena mengingat setiap sekolah punya ketentuan jam masing-masing,” tuturnya.

Memang suatu kebanggan tersendiri jika setiap SMP mencapai kelulusan 100 persen, akan tetapi semua penilaian harus dilakukan secara transparan oleh setiap sekolah agar tidak terkesan hanya mengejar 100 persen, namun harus dipertimbangkan dengan mutu pendidikan.

“Kalau misalnya dia (Siswa) cuma ikut UN saja namun tidak mengikuti US dan USBN, maka nilainya dipotong dan tidak lulus. Bukan berarti karena mau dibilang sekolah mutu terus yang tidak memenuhi standar juga diluluskan,” ujarnya.

Ketentuan kelulusan dinilai secara keseluruhan meski nilai UN bagus. Jika tingkah laku siswa tidak mendukung maka siswa tersebut tidak akan di luluskan.

Dinas akan menunggu laporan dari setiap sekolah untuk diumumkan terkait presentase kelulusan SMP secara keseluruhan. Jika sudah ada laporan terkait capaian 100 persen ataupun tidak dari setiap sekolah, maka dinas akan melakukan pengkajian agar bisa mempresentasekan kelulusan  untuk dipublikasikan. 

“Kami akan menunggu laporan setiap sekolah saja, nanti selanjutnya akan diproses penerbitan dan pembagian ijazah biar anak-anak kita cepat mendaftar ke SMA atau SMK,” katanya. (Acik Nasma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment