TK Happy Holy Kids Mendidik Anak Jadi PMK

Bagikan Bagikan
22 anak TK B Happy Holy Kids yang diluluskan di tahun ajaran 2016-2017
SAPA (TIMIKA) – TK Happy Holy Kids Timika yang dibawah naungan Yayasan Pulihkan Papua merupakan sekolah franchise (waralaba) yang ada di Timika. Dimana metode pengajaran yang diterapkan berasal dari pusat, yang bertujuan mendidik anak menjadi pintar, mandiri dan kreatif (PMK).

TK Happy Holy Kids di Timika sampai saat ini sudah meluluskan 11 angkatan. Dan di tahun ajaran 2016-2017, TK Happy Holy Kids telah meluluskan 22 anak. Dimana acara pelulusan tahun ini digelar di Graha Efata, Jumat (2/6), yang diisi dengan seni kreasi dari anak-anak TK Happy Holy Kids baik dari kelas TK A maupun TK B.

Kepala TK Happy Holy Kids Timika, Retna Uli Sianturi dalam sambutannya mengatakan, tahun ini merupakan angkatan ke 11, dimana pihaknya meluluskan 22 anak. Selama tahun ajaran 2016-2017, banyak hal yang telah terjadi di TK Happy Holy Kids. Namun, dirinya yakin, bahwa Tuhan sudah mengaturnya dengan baik. Sehingga saat ini ke 22 anak telah lulus dan siap melanjutkan ke jenjang berikutnya, yakni Sekolah Dasar (SD).

“22 anak ini merupakan anak-anak yang hebat dan kreatif. Dan selama satu tahun ajaran ini, banyak suka dan duka yang kami alami. Karenanya, senyum yang selalu mengembang di anak-anak ini akan kami ingat selalu,” tuturnya.

Sementara pengurus Yayasan Pulihkan Papua, Jermin Toding,SE mengatakan, selaku pengurus yayasan, dirinya berterimakasih kepada orang tua yang telah menitipkan anaknya kepada yayasan, khususnya TK Happy untuk didik dan diajar oleh guru-guru. 

Katanya, selama tahun ajaran ini, tidak banyak yang diperbuat, karena keterbatasan yang ada. Namun perlu diketahui, bahwa TK Happy Holy Kids Timika merupakan sekolah franchise. Sehingga metode pengajarannya didapatkan dari pusat, yang mendidik anak-anak ini menjadi pintar, mandiri, dan kreatir, dan siap melanjutkan ke SD.

“Semua metode yang diajarkan di TK ini berasal dari pusat. Sehingga termonitor dan terkontrol, yang bertujuan menjadi anak pintar, mandiri, dan kreatif,” jelasnya.

Ia mengatakan, selain itu, yayasan yang menaungi TK Happy Holy Kids ini telah membuka SD Efata Nasional School Timika. Dari jenjang pendidikan ini, pihaknya lebih memprioritaskan lulusan TK Happy Holy Kids. Dalam arti, setiap lulusan TK ini yang ingin masuk ke SD Efata Nasional School tanpa melalui tes, formulir gratis, dan uang pangkal dipotong 10 persen.

“Untuk lebih mengembangkan sekolah ini, kedepan kami mengadakan marching band. Dengan demikian, kami berharap anak-anak ini menjadi lebih kreatif. Dan potensi dari anak-anak ini bisa terus diasah dan dikembangkan. Sehingga memiliki potensi SDM yang berkualitas,” ungkapnya. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment