Uji Pendaratan Berhasil, Lapter Aroanop Siap Digunakan

Bagikan Bagikan
Kondisi Lapter Aroanop di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika

SAPA (TIMIKA) - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika memastikan Lapangan Terbang (Lapter) Perintis yang terletak di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura siap digunakan. Kepastian ini diperoleh setelah Maskapai Penerbangan Susi Air berhasil melakukan uji pendaratan dan dilakukan dengan mulus, Kamis (29/6).

Berdasarkan rilis dari Dishubkominfo Kabupaten Mimika menerangkan, uji pendaratan di Lapter Aroanop dilakukan oleh pesawat milik Maskapai Susi Air dengan pilotnya F.C Gluntz. Menurut pilot F.C Gluntz, landasan dengan tipe seperti di Lapter Aroanop merupakan yang terbaik di pedalaman Papua. Meski konstruksi Lapter tidak di aspal, tetapi material yang digunakan sangat baik dan landasannya mulus.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Mimika, John Rettob, S.Sos, MM menuturkan, rencana pembangunan Lapter Aroanop sudah dilakukan mulai dari tahun 2010 silam. Tujuannya untuk membuka aksesibilitas dan peningkatan ekonomi masyarakat Aroanop dan sekitarnya.

"Awalnya kita mulai dengan studi penentuan lokasi. Setelah ini mulai dikerjakan tahun 2012 dan selesai tahun 2017. Dari laporan PT Freeport, berapa pembangunan lapangan terbang ini mengalami perubahan, karena memang kondisi tanah yang rawa. Akhirnya dengan kerja keras semua bisa selesai dilaksanakan dan siap digunakan" jelasnya.

Lanjut John, keberadaan lapangan terbang ini akan sangat membantu masyarakat Aroanop dan sekitarnya untuk melakukan perjalanan menuju Kota Timika dan sebaliknya. Selain itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat, dimana arus barang kebutuhan pokok dan hasil pertanian dapat terlayani sehingga pergerakan ekonomi menjadi labih baik.

Keberadaan Lapter ini juga di yakini akan menunjang daerah wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang hendak menikmati alam dengan suasana yang asri.

"Saya mengucapkan terima kasih untuk PTFI yang terus berkomitmen membantu pemerintah dalam membuka akses transportasi udara. Medan cukup berat namun karena kerja keras tim akhirnya masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan ini. Saya minta juga dukungan ini tidak sampai disini, tetapi terus berkelanjutan demi pembangunan Kabupaten Mimika dan Papua secara umum" ungkapnya.

Pemerintah, lanjut John, tahun ini akan mensubsidi kargo ke daerah-daerah pedalaman di Mimika. Apabila Lapter Aroanop telah diresmikan dan siap di fungsikan, maka salah satu daerah pedalaman yang memperoleh subsidi kargo adalah Aroanop.

Sementara itu, VP Community Relation Officer Arnold Kayame mengatakan, PT Freeport Indonesia terus berkomitmen melaksanakan pembangunan sarana transportasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah sekitar wilayah operasional pertambangan PTFI. Hal ini dimaksud untuk membuka aksesibilitas masyarakat di Aroanop dan sekitarnya agar dapat terlayani dengan transportasi udara yang baik.

"Kedepan, dengan dibukanya akses ini, kami juga akan mengembangkan potensi lainnya di daerah ini, seperti membuka lahan pertanian. Dengan ketinggian seperti ini, kopi menjadi salah satu komoditas yang sangat potensial untuk di kembangkan di Aroanop" jelasnya.

Masyarakat, lanjut Arnold, dapat menggunakan transportasi udara untuk mengangkut hasil pertaniannya ke Kota Timika. Sementara untuk harga barang, dengan adanya subsidi kargo yang dilakukan oleh pemerintah maka akan menekan disparitas harga sehingga harga barang tidak jauh berbeda seperti yang selama ini terjadi.

"Saya ucapkan terima kasih untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam hal ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang terus mendukung kami. Harapan kami bahwa dukungan ini terus diberikan sehingga kominten PTFI terhadap pembangunan memiliki dampak yang baik bagi masyarakat" katanya.

Lapter Perintis Aroanop memiliki panjang 461 meter dan lebar 18 meter berada di ketinggian sekitar 2200 feet dari permukaan laut. Pengerjaan fisik Lapter ini dimulai sejak tahun 2012 dan rencananya pada bulan Agustus 2017 mendatang siap diresmikan. Selain Lapter Aroanop, PTFI juga sebelumnya telah mwndukung pemerintah dengan membangun Lapter Mulu yang saat telah digunakan. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment