Usai Lebaran Kasus Pencurian Konsentrat Freeport Tahap Satu

Bagikan Bagikan
Para Pelaku Saat diamankan di Polres Mimika
SAPA (TIMIKA) - Berkas perkara kasus pencurian konsentrat milik PT Freeport Indonesia di area Mile 11, Ujung Jembatan II Cargo Dock pada Selasa 6 Juni 2017 lalu, rencananya usai Lebaran (Idul Fitri 1438 Hijriah) akan memasuki tahap satu, atau berkas perkara diserahkan penyidik untuk diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Timika.

“Usai lebaran sudah tahap satu. Berkas perkara sudah lengkap, tinggal diserahkan,” kata Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH., SIK., M.Si., MH melalui Kasat Reskrim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK diruang kerjanya Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (21/6).

Sebelumnya kasus ini sempat disebut sebagai upaya pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar oleh kepolisian. Namun setelah melewati proses penyidikan terhadap kelima terduga pelaku berinisial AR, MK, TA, HS dan CK, terindikasi bahwa para pelaku bukan berupaya mencuri BBM solar melainkan konsentrat milik Freeport.

Sementara pelaku berinisial CK merupakan oknum anggota Polres Mimika. Ia berperan menyiapkan satu set perkakas berupa alat las untuk pemotong pipa konsentrat, tabung oksigen dan LPG kepada pelaku lainnya.

Atas kejadian itu juga, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar melontarkan pernyataan tegas atas keterlibatan anggotanya dalam kasus tersebut.

"Jika perlu, kalau nanti dinilai tidak layak jadi polisi, kita berhentikan. Kita tidak rugi, banyak yang ingin jadi polisi," tegas Kapolda saat diwawancarai awak media ketika berkunjung ke Timika beberapa waktu lalu.

Para pelaku yang melakukan upaya mencuri konsentrat milik Freeport ini dijerat dengan Pasal 363 ayat 4e KUHPidana jucnto Pasal 53 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun. 

Untuk pelaku oknum anggota polisi yang ikut terlibat, selain menjalani proses hukum di peradilan umum, sebagai seorang anggota polisi yang melakukan tindak pidana juga mengikuti sidang kode etik Polri. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment