977 Orang Asing Kunjungi Timika

Bagikan Bagikan
Pengukuhan Tim POR Kabupaten Mimika
SAPA (TIMIKA) – Data keimigrasian yang mencatat secara elektronik melalui Sistem Manajemen Informasi Keimigrasian (SIMKIM), untuk wilayah hukum kerja Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, menjelaskan data dalam bentuk statistik antara bulan Januari – Juni 2017 terdapat kurang lebih 977 orang asing yang berkunjung di Kabupaten Mimika. 

Hal ini terungkap dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing  tingkat Kabupaten Mimika yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Abner Banosro,SH.MH di ruang Tembaga Rimba Papua Hotel (RPH), Kamis (13/7). 

Dalam sambutannya disampaikan  untuk dapat mengetahui mobilitas orang asing, perlu dilakukan kegiatan pengawasan atas keberadaan dan kegiatannya. Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura dalam data statistic selama enam bulan terakhir, tercatat bahwa ada 814 pemegang Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) dan 183 pemegang ijin tinggal kunjungan. 

Tujuan utama dalam pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora)  ini adalah untuk mempercepat penyelesaian, permasalahan yang ditimbulkan oleh perbuatan orang asing yang diduga melanggar hukum, sebagaimana yang diberlakukan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Tugas dari Tim PORA yaitu memberikan saran dan pertimbangan kepada instansi atau lembaga pemerintahan terkait. 

Sementara fungsi Tim Pora yaitu koordinasi, pertukaran data dan informasi, penyelesaian permasalahan keberadaan dan kegiatan orang asing, analisa dan evaluasi terhadap data dan informasi orang asing. 

Dikatakan Abner bahwa untuk diketahui tugas pokok dan fungsi keimigrasian di lingkungan Kantor wilayah Hukum dan HAM Papua, saat ini secara fakta belum dapat sepenuhnya melaksanakan fungsinya dengan sempurna. Karena masih memiliki keterbatasan jumlah SDM dan anggaran operasional. Karena itu pada kesempatan ini dimohon bantuan, dukungan dan kerjasamanya dalam melaksanakan pengawasan orang asing secara bersama-sama. 

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, Jesaja Samuel Enock dalam laporannya menyampaikan, anggaran pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari Dipah Kantor Imigrasi Tembagapura. 

Sementara pesertanya terdiri dari instansi pemerintah yang bidangnya juga tugas dan fungsinya berkaitdan dengan orang asing, yang terdiri dari unsur-unsur TNI-Polri, SKPD terkait perijinan dan rekomendasi, Kepala Distrik, Kepala Kampung, Lurah, Danramil, Kapolsek, Babinkam dan Babinsa.

Pelaksanaan kegiatan di tingkat kabupaten ini merupakan suatu perjalanan rangkaian yang sudah dilakukan, sudah lakukan koordinasi-koordinasi dan membentuk tim pengawasan orang asing di tingkat kampung, distrik. 

Diharapkan dengan adanya wadah seperti kordinasi pengawasan orang asing ini, kepala kampung dan kepala distrik sudah mengetahui ke mana harus melapor jika ada warga asing di lingkungan sekitar. Karena sudah ada sekretariatnya di Kantor Imigras. 

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti disini, tetapi lebih ril dan terealisasi dalam kerja dan karya kita dalam komunikasi dan bersinergi dengan baik dalam penanganan orang asing demi kemajuan Kabupaten Mimika,” kata Samuel. 

Kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing tingkat Kabupaten Mimika, dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Asisten I Setda Mimika, Damianus Katiop, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, Kapolres Mimika, Dandim 1710 Mimika, Kepala Kejaksaan Negeri Mimika dan sejumlah pimpinan SKPD. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment