Adanya Informasi Kelompok Ayub Waker, Kepolisian Sisir Kali Kabur

Bagikan ke Google Plus
Situasi masyarakat disekitar lokasi kali kabur, Distrik Tembagapura
SAPA (TIMIKA) - Pihak kepolisian melakukan penyisiran sepanjang lokasi pendulangan emas tradisional kali kabur, mulai dari wilayah Campdevit sampai Utikini, Distrik Tembagapura, atau tepatnya di sekitar lokasi perampasan senjata milik anggota Brimob oleh kelompok Ayub Waker pada tahun 2015 lalu. 

Penyisiran dilaksanakan pada Sabtu (15/7) kemarin dipimpin langsung Kepala Satgas Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT Freeport Indonesia (PTFI), AKBP Yunus Wali dan Komandan Batalyon B Brimob Polda Papua Kompol Arif, dengan melibatkan sebanyak 80 personil Satgas Amole Polri (Brimob).

Kegiatan penyisiran ini terlaksana dikarenakan hasil koordinasi antara Satgas Amole dengan Pos Satgasban Tembagapura bahwa adanya informasi yang beredar di masyarakat setempat bahwa di lokasi kali kabur telah tiba kelompok TPN-OPM dibawah pimpinan Ayub waker. Kelompok ini juga yang sebelumnya merampas dua senjata milik Brimob jenis Stayer pada Januari 2015 lalu.

Sejak Kamis (13/7), Satgas Amole Brimob Riau telah melakukan pemantauan pada area tambang PTFI di Mile Point (MP) 66 sampai MP 70. Sesuai informasi yang diperoleh bahwa kelompok tersebut rencana beraksi di area MP 66 sampai MP 77.

Informasi yang didapat salah satu anggota Satgas Brimob Batalyon B yang bermukim di Barak MP 69 menyebutkan, Satgas Brimob Batalyon B melaksanakan siaga satu terkait info adanya pergerakan TPN-OPM yang akan melakukan aksi terhadap Pos Brimob yang berdekatan dengan Kampung Utikini.

Dalam penyisiran tersebut, petugas melakukan penyekatan terhadap puluhan pendulang masyarakat pribumi  dan melakukan pemeriksaan di camp-camp milik para pendulang yang terindikasi adanya kelompok Ayub Waker. 

Para pendulang untuk sementara ini berhenti beraktifitas dan turun ke Kampung Longsoran, Batu Besar dan Kimbeli.

Dalam penyisiran ini tidak ditemukan adanya kelompok TPN-OPM pimpinan Ayub Waker, sebab diduga kegiatan ini sudah bocor terlebih dahulu sehingga kelompok tersebut akhirnya sudah meninggalkan lokasi Kali Kabur (Pendulangan).

Dalam kegiatan penyisiran disampaikan juga tidak terjadi hal-hal yang merugikan para pendulang, namun para pendulang merasa ketakutan mengingat kejadian dua tahun silam dimana petugas melakukan pembakaran camp-camp pendulang berkaitan dirampasnya dua senjata Stayer dan dua personil Brimob tewas ditangan kelompok TPN-OPM pimpinan Ayub Waker.

Terkait berita ini, upaya konfirmasi telah dilakukan wartawan Salam Papua kepada Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A M Kamal bersama Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon via telepon, Minggu (16/7), namun belum mendapatkan jawaban hingga berita ini akhirnya dinaikkan. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment