Asisten I Setda Mimika Belum Menerima Laporan Pemekaran Distrik Baru

Bagikan Bagikan
Deminus Katiop
SAPA (TIMIKA) - Asisten I Bidang Pemerintahan, Sekretariat Daerah (Setda) Mimika, Deminus Katiop mengakui, dirinya belum menerima laporan khusus untuk membahas kelanjutan tentang pemekaran dua distrik baru, yakni Aroanop dan Manasari. Hal ini dikarenakan, dirinya baru menjabat sebagai Asisten I Setda Mimika setelah dilakukan restrukturisasi oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE.,MH di Graha Eme Neme Yauware beberapa waktu lalu.

"Memang saya sudah tahu ada wacana pemekaran dua distrik itu. Tapi berhubung saya baru diangkat jadi Asisten I, maka saya harus perlu pelajari lagi. Dan yang jelas pasti nanti ada evaluasi yang lebih serius lagi,"kata Demianus Katiop saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/7).

Menyangkut masalah pemekaran, kata dia, maka pemangku kepentingan di lingkup Pemkab Mimika sudah memantapkan diskusi pemekaran, baik kampung, distrik ataupun tingkat lanjutnya. Dimana nantinya dari rencana tersebut akan didiskusikan bersama provinsi. Selanjutnya, akan dilanjutkan ke pusat untuk diketahui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Katiop menambahkan, tetapi yang jelas pemekaran distrik baru akan tetap mengacu pada syarat teknis, administatif, dan kewilayahan. Dan untuk pemekaran distrik harus ada Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar hukumnya. Namun, karena kondisi politik di daerah seperti ini, maka pihaknya belum mengetahui kapan itu akan dibahas.

"Kami tidak bisa pastikan pemekaran itu akan terealisasi di 2017 ini atau tidak. Hal ini karena harus ada Perda. Sementara kedudukan DPRD kita juga masih belum ada kepastian. Tapi, kalau memang sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan, maka pasti akan dimekarkan,"ungkap Katiop.(Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment