ASN di Mimika Harus Kuasai Teknologi Informatika

Bagikan ke Google Plus
sisialisasi Akselerasi Percepatan Pelayanan Disposisi (E-Disposisi)
SAPA (TIMIKA) -  Mengingat Kabupaten Mimika telah dipilih menjadi salah satu daerah menuju 100 Smart City di Indonesia, maka seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Mimika harus bisa menguasai teknologi informatika. Dan untuk mengakomodir tersebut, maka Pemkab Mimika menggelar sosialisasi Akselerasi Percepatan Pelayanan Disposisi (E-Disposisi), pada Senin (10/7) di Ruang Pertemuan, Bagian Humas  dan Protokoler Setda Mimika.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Sekretariat Dewan (Setwan) Kantor DPRD Mimika, diikuti oleh seluruh ASN dari perwakilan SKPD di lingkup Pemkab Mimika.

Pemateri sosialisasi, Yulius Waramori mengatakan, terpilihnya Mimika sebagai salah satu daerah menuju 100 Smart City di Indonesia, merupakan langkah awal dari sebuah perjuangan mencerdaskan kehidupan masyarakat dan percepatan pelayanan publik berbasis teknologi Informatika. Dimana pada 22 Mei lalu Bupati Eltinus Omaleng, telah menandatangani MoU bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI di Makassar Sulawesi Selatan.

“Bupati sudah tandatangan MoU beberapa waktu lalu di Makassar bersama Kemenkominfo. Sebagai ASN, dituntut untuk bisa berperan dalam menjalankan tugas secara teknologi informatika,”ujar Yulius.

Yulius  menambahkan, banyak manfaat jika semua kerja dilakukan secara teknologi, seperti pengarsipan surat-surat secara elektronik. Sehingga tidak ada kekuatiran terjadinya kehilangan dan kerusakan data surat, yang biasa terjadi karena menumpuknya dokumen. Ini karena, semua surat bisa diarsipkan secara elektornik. 

Selain itu menurut Yulius, bisa juga menghemat anggaran belanja seperti kertas untuk mengkopy juga disposisi bisa dilakukan di mana pun.

“Kalau dulu pimpinan harus berada dikantor untuk menyampaikan laporan. Tapi kalau sudah menggunakan teknologi bisa disampaikan melalui email atau akses elektronik lainnya. Intinya untuk menuju Smart City ini harus betul-betul menguasai elektronik,”tuturnya. 

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Dewan (Setwan) Kantor DPRD Mimika, Frans R. Mnsen menjelaskan, dalam menyambut 100 Smart City setiap SKPD harus bisa berinovasi dalam mengelola data dan informasi serta menguasai teknologi.

“Dalam menyambut Mimika Smart City harus dimulai dari kesiapan dan kemapanan kita semua dalam mengendalikan semua tugas kita dalam teknologi. Tapi tentunya semua itu perlu waktu yang cukup lama, karena lakukan perubahan itu tidak mudah,”tutur Frans.

Menurut Frans, apalagi saat ini di Timika sudah dipasang dengan berbagai tower yang menampung berbagai signal, seperti telepon, CCTV, serta jaringan Internet. Dengan demikian, sangat disayangkan jika ASN Pemkab Mimika, tidak memanfaatkan kelancaran akses tersebut dalam melakukan aktifitas berbasis inofasi.

Frans menambahkan, karenanya, pihaknya menfasilitasi sosialisasi tersebut, karena pada Kantor DPRD telah memiliki beberapa akses penjaringan yang bisa mengakses dan memberikan tutorial program pengelolaan data dan informasi. 

“Mungkin ini tidak kita lakukan hari ini saja (kemarin Red) tapi nanti akan ada pertemuan-pertemuan berikutnya, karena memang kita semua dituntut untuk benar-benar bisa bermain dalam teknologi,”ungkapnya.(Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment