Atribut Merah Putih Mulai Marak Dijual

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Jelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus mendatang, atribut merah putih berupa bendera dan umbul-umbul mulai marak dijual oleh pedagang.
Nono adalah salah satu pedagang yang menjual atribut bendera dan umbul-umbul merah putih, di jalan Cenderawasih tepatnya didepan Gedung Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Timika.

Nono mengakui bahwa, atribut yang dijual didatangkan dari Bandung, Jawa Barat. Atribut dijual dengan harga yang bervariasi, disesuaikan dengan bentuk dan ukuran. Karena bendera dan umbul-umbul ada ukuran kecil, sedang dan besar.

"Ini saya pesan langsung dari Bandung. Saya siapkan semua ukuran dengan model  bermacam-macam. Ada ukuran untuk dipasang di mobil, motor dan juga untuk di kantor-kantor,"ungkap Nono.
Sementara itu, Use yang memajangkan atribut merah putih di depan Gelael saat ditemui Salam Papua, Sabtu (29/7) mengatakan, selain untuk penambahan penghasilan, berdagang atribut juga tidak secara langsung mau menyadarkan masyarakat tentang peringatan HUT RI.

"Biasanya kebanyakan masyarakat keget saat hari H saja, bahwa Indonesia sedang merayakan kemerdekaan. Tapi kalau jauh-jauh hari kita jual atribut, maka masyarakat bisa mengetahui bahwa perayaan kemerdekaan kita sudah yang ke sekian kalinya,"kata Use.

Use mengakui, telah banyak masyarakat Mimika yang membeli atribut merah putih, baik ukuran kecil hingga ukuran besar. Selain sekedar membeli bendera,Use juga mengakui banyak perusahaan dan kantor pemerintahan yang membeli satu paket atau partai untuk di pasang di kantor.


"Saya baru mulai menjual hari jumat lalu, tapi sudah banyak yang membeli. Kalau instansi pemerintahan itu sudah biasa, tapu kalau masyarakat yang beli itu berarti masyarakat tersebut memiliki rasa nasionalisme dan cinta tanah air,"ungkap Use. (Acik).

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment