Bimtek Gerakan Indonesia Menuju 100 Smart City

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Gerakan Indonesia Menuju 100 smart city. Bimtek ituuntuk mewujudkan Mimika yang smart city.

Bimtek yang  berangsung di Hotel Horison Ultima ruang Puncak Jaya lantai 2, Kamis (20/7) itu turut hadir  Kadishubkominfo, John Rettob, Kabid Perhubungan Udara, Yan S Purba, Kabid Kominfo Yosef Tsenawatme, Kepala Kantor Agama, Ulter Adrianus, Kapolres Mimika AKBP, Vicktor D Mackbon, Dandim 1710 Mimika Letkol Inf. Windarto, Kepala Ketahanan Pangan, I Nyoman Dwi Tanah, Sekdisnak, Primus Lesomar, Perwakilan SKPD terkait serta perwakilan dari BUMN, BUMD, dan pihak swasta.

Kadishubkominfo Kabupaten Mimika, John Rettob dalam sambutannya mengatakan, Smart city merupakan suatu start awal bagi Kabupaten Mimika sebagai suatu kota yang dirancang sebagai kota pintar menuju kota smart city sesuai dengan program Pemerintah Pusat. "Smart city suatu kota yang dirancang untuk kota pintar sesuai program pempus," katanya.  

Menurut John, Smart city itu sebuah kota yang mempunyai regulasi-regulasi yang membuat masyarakat itu merasa nyaman dan mempermudah pelayanan. Sehingga. Pemerintah mendorong bagaimana manusianya menjadi smart untuk menuju kota yang smart pula.  "Tujuannya untuk memudahkan masyarakat," jelasnya.

Jhon menjelaskan, Gerakan 100 smart city merupakan suatu gerakan yang dilakukan Kementerian Kominfo pada tahun 2017  dan diharapkan tahun ini ada 25 Kabupaten/Kota di Indonesia yang akan menjadi percontohan untuk kota yang smart,  termasuk Mimika.

"Kita bersyukur, karena Mimika masuk dalam 25 kota percontohan smart city," lanjutnya.
Dikatakannya, untuk mewujudkan smart city perlu dipersiapkan oleh Timika pembentukan Dewan Smart City. Dewan itu untuk menyelaraskan apa yang direncanakan dengan melakukan pendampingan-pendampingan oleh tim dari Kemenkominfo dan disesuaian dengan master plane yang nantinya  akan buat dalam suatu Peraturan Daerah (Perda).


"Kita harus bentuk Dewan Smart City untuk selaraskan yang direncanakan," katanya. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment