Bupati Desak Dinas PU Cepat Atasi Banjir

Bagikan ke Google Plus
Eltinus Omaleng
SAPA (TIMIKA) -  Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE,MH mendesak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk segera mengidentifikasi semua titik yang rawan terjadi banjir dan segera mengatasinya.

“Sebenarnya kita tidak bisa saling menyalahkan, karena banjir ini memang akibat dari curah hujan yang tinggi. Tapi saya minta DPU harus bisa mengatasi meski perlahan atau bertahap,”

ungkap Omaleng saat diwawancarai di Hotel dan Resto Cenderawasih  66, Sabtu (15/7).

Menurut Omaleng, penyebab terjadinya banjir di Mimika dikarenakan curah hujan yang tinggi. Dengan demikian dirinya berharap semua masyarakat Mimika untuk bersabar sebab DPU pun akan melakukan pekerjaan secara bertahap untuk menangani titik-titik banjir.

Menanggapi pernyataan Kepala Dinass PU, Robert Mameyau yang mengakui Dinas PU masih berutang kepada kontraktor, Bupati Omaleng mengatakan persoalan utang  tidak boleh menjadi alasan untuk menyelamatkan masyarakat Mimika. Dengan demikian Omaleng pun mendesak agar Dinas PU terus mengatasi permasalahan banjir.

"Dana untuk itu sudah kita anggarkan dan saat ini tidak perlu ingat utang yang belum dibayarkan tetapi selamatkan manusianya dulu. Urusan anggaran itu dari belakang, tetapi bagaimana atasi jangan sampai banjir lagi," ujar Omaleng.

Sedangkan ketika diwawancarai, Jumat (14/7) Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mimika, Bonfasius Saleo, ST. MSI mengatakan, saat ini pihaknya serius mengerjakan lima titik pekerjaan emergensi seperti, Kompleks Makarena, Irigasi, TSM SP3,  jalan masuk menuju rumah Wakil Bupati serta tikungan Jalan Hasanudin menuju SP5.

“Kita serius tanggapi tuntutan masyarakat korban banjir dari lima titik tersebut. Karena bagaimana juga itu emergensi yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi,”ungkap Bonfasius.

Dijelaskan, beberapa waktu lalu Kadis PU telah menjelaskan, bahwa pekerjaan yang sementara dilakukan merupakan sistim utang yang dikarenakan tidak tersedianya anggaran, namun demi memenuhi tuntutan masyarakat maka pekerjaan pun dilakukan.

Bonfasisus mengatakan, untuk  di TSM SP3 yang  dikerjakan untuk mengantisipasi terjadinya penjebolan yang dikarenakan beban. Sedangkan  untuk di tikungan Hasanudin menuju SP 5 akan dipasang box culver serta di jalan masuk ke rumah Wabub itu untuk menyelesaikan pemasangan opbrit.

"Kita maunya lima titik ini dikerjakan cepat, tetapi kalau dengan kondisi hujan terus pasti akan terlambat. Misalnya pekerjaan yang di Irigasi itu kemarin hujan dan sempat berhenti karena tunggu air surut, " ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment