Daihatsu Espansa Hantam 3 Motor di Lampu Merah

Bagikan ke Google Plus
Mobil Daihatsu Espansa milik MA yang mengalami blong pada rem
SAPA (TIMIKA) – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di lampu merah (Traffic Light) depan Gereja Katederal Tiga Raja, Selasa (4/7). Mobil Daihatsu Espansa dengan nomor polisi PA 7278 MB yang dikendarai MA menghantam tiga unit sepeda motor yang sedang berhenti karena lampu merah. 

Data dan informasi yang berhasil dihimpun Salam Papua di Kantor Satlantas Polres Mimika menerangkan, mobil Daihatsu Espansa yang dikendarai MA mengalami blong pada rem sehingga hilang kendali dan menabrak tiga sepeda motor yang ada didepannya. Beruntung dalam kecelakaan lalu lintas ini tidak terdapat korban jiwa, hanya saja satu pengendara sepeda motor dan tiga penumpang mengalami luka lecet pada bagian tubuh dan sepeda motor dalam keadaan rusak pada body. 

Sepeda motor yang ditabrak antara lainYamaha Jupiter MX DS 3214 MX yang dikendarai Rosina Welerubun, Yamaha Xeon PA 2552 MR yang dikendarai Rusli, dan Yamaha Jupiter Z PA 4500 ME yang dikendarai Ade Akbar. 

Rosina, pengendara Yamaha Jupiter MX membawa dua penumpang yaitu anaknya Deska Sukhoi dan Satrio Pamungkas. Kondisi luka pengendara dan penumpangnya saat ini masih dalam pengawasan dokter di Klinik Lanud Timika. Sementara Rusli mengalami luka lecet di bagian betis, sedangkan Ade Akbar dalam kondisi baik. Sementara seorang penumpang ibu hamil bernama Ade langsung dilarikan ke Klinik Hadelisari untuk mendapatkan perawatan medis. 

MA dihadapan petugas Satlantas menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja dan tidak menyangka jika rem pada mobilnya tidak berfungsi. Sebab sebelum melintas di lokasi kejadian dirinya baru saja berhenti untuk menurunkan kerabatnya. Bahkan selama perjalanan rem mobil dalam kondisi baik, tapi pada saat mendekati lokasi kejadian ketika hendak menginjak rem terus menerus, ternyata rem tidak berfugsi sehingga menyebabkan mobil yang dikemudikannya tidak dapat di kendalikan. 

“Saya tidak sengaja menabrak dan tidak mengetahui jika rem mobil tiba-tiba blong. Karena ini sudah terjadi, saya tetap bertanggung jawab dengan membayar biaya pengobatan korban dan memperbaiki kerusakan motor,” kata AM di Kantor Satlantas, Jalan Budi Utomo. 

Sementara Kasat Lantas Polres Mimika AKP Samuel D. Titaratu melalui Kanit Laka Ipda Soeprayogi, mengatakan bahwa kejadian ini merupakan kelalaian dari pengendara mobil. 

“Ini fatal karena tidak mengetahui kondisi rem mobilnya, sehingga harus bertanggung jawab terhadap korban baik orangnya maupun kendaraannya. 

Barang bukti satu unit mobil Daihatsu Espansa masih diamankan, sementara tiga sepeda motor diserahkan kepada pemiliknya untuk diperbaiki,” terangnya. (Red)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment