Dibeasiswakan 40 Anak OAP, Dispenmen Salurkan 1 Miliar Rupiah

Bagikan ke Google Plus
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen) Kabupaten Mimika menyalurkan dana  bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sebesar 1,5 Miliar rupiah untuk  membiayai  35 anak dari 40  Orang anak  Asli Papua (OAP). Penyaluran dana tersebut terkait dengan  Program Afirmasi  ADik yang merupakan anak-anak tamatan SMA/SMK untuk dilanjutkan ke Perguruan Tinggi. 

Hal itu disampaikan Kepala Dispenmen, Armin Wakerwa  kepada media  usai memberikan arahan kepada para calon peserta beasiswa Afirmasi ADik di Kantor Dispenmen, Kamis (13/7). 

Menurut  Wakerwa 35 anak dari 40 anak tersebut merupakan lulusan SMA/SMK 2017.  Sedangkan 5 orang anak merupakan anak yang digabungkan dari program ADem atau anak penerima beasiswa pada tingkatan SMP setahun lalu untuk bersama-sama diakomidir dalam program Avirmasi ADik 2017.

“Sejak 2012 kami kirimkan 15 peserta.  Tapi setelah, kami minta ke Kemendigbud agar khusus untuk Mimika harus ditambah lebih dari 15. Supaya bisa mewujudkan visi dan misi Presiden dalam mempercepat pembangunan,”ujarnya.

Dana sebesar itu, kata Wakerwa  murni dari dana Otsus yang dialokasikan untuk Dispenmen. Rencananya, Senin (16/7) akan dating, lanjutnya semua peserta calon mahasiswa pendidikan (ADik) tersebut harus diberangkatakan menuju Bogor, Jawa Barat. Karena,  mereka mulai tanggal 17 hingga 24 masuk sebagai calon mahasiswa dan  mengikuti pembekalan yang akan dilaksanakan di Pusdiklat Bela Negara, Kemenhan RI Unnamed Rd. Cibodas, Rumpin, Bogor, Jabar.

Dihadapan peserta beasiswa Wakerwa menegaskan, seluruh calon mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan emas yang diberikan pemerintah untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dia mengajak anak-anak itu  harus bisa menjauhkan diri dari urusan-urusan yang berbau politik, pergaulan bebas dan tidak bersentuhan dengan minuman keras (Miras). 

“Kalau cepat itu lebih bagus, tapi kalau terlambat atau gagal itu tergantung pada diri masing-masing. Karena ini merupakan kesempatan baik. Jangan terlibat dalam urusan politik dan jauhi Miras,”ujarnya.  (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment