Didukung Penuh Program Smart City

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Warga Kota Timika dalam sosialisasi Kegiatan Smart City mendukung penuh dengan program tersebut. Perwujudan dukungan warga kota Timika itu dituangkan dalam kesepakatan dan  komitmen bersama dalam pelaksanaanny dilaksanakan Dewan Smart City. Dewan Smart City diamanahkan untuk berkoordinasi, baik Pemerintah dengan Pemerintah, Pemerintah dengan Pengguna, dan pengguna dengan pengguna untuk mewujudkan masyarakat Mimika yang smart menuju Smart City.

Tampak hadir dalam acara penutupan sosialisasi itu,  Asisten III Setda Mimika bidang Administrasi Umum, Lopianis Fuakubun, Kadishubkominfo John Rettob, pimpinan SKPD, BUMN,BUMD.
Kadishubkominfo John Rettob dalam sambutannya mengatakan, banyak kritikan yang dimuat di media baik cetak maupun eletronik akibat dari Mimika masuk dalam 25 kota percontohan Smart City. Namun sejauh ini, masyarakat Mimika belum memahami apa itu Samrt City. Setelah diberikan pemaparan tentang Smart City  banyak respon positif dari berbagai kalangan, karena kemudahan-kemudahan yang dilakukan oleh masyarakat termasuk dalam Smart City, namun belum terintegrasi secara keseluruhan.

Smart City ini mereka (masyarakat) baru mengerti bahwa Smart City itu bukan barang baru. Karena mereka sudah sering lakukan, cuma belum terintegrasi dengan baik,” katanya  saat ditemui wartawan usai penutupan sosialisasi Smart City di Hotel Ultima Horison, Sabtu (22/7).

J
ohn menjelaskan, selama 3 hari sosialisasi berlangsung,  banyak saran dan masukkan yang diterima  Dishubkominfo maupun Pemkab Mimika. Mmasyarakat mengharapkan adanya komitmen dan konsistensi dari Pemerintah untuk mewujudkan Timika menjadi Smart City. Tentunya dimulai dari masyarakat.
Banyak saran yang disampaikan tetapi intinya adalah mendukung penuh.  Mereka mengharapkan ada komitmen dan konsistensi dari komitmen yang kita sudah bangun,” jelasnya.

Dikatakannya komitmen yang telah dibangun dengan membentuk dewan Smart City mendapat respon baik terhadap program smart City. Dan ia  menilai sesuatu yang baik harus dijalankan untuk merubah system yang selama ini tidak berjalan dengan baik. Ia mencontohkan,  sistem Pemerintahan di Mimika harus bersistem online sehingga memudahkan dalam pelayanan.

“Dewan Smart City yang dibentuk harus menjalankan sesuai dengan komitmen, dan semua respon terhadap apa yang kita lakukan di Timika seperti dalam sistem pemerintahan itu harus sudah secara online,” katanya.

Menurutnya program Smart City ini  dibuat sesuai regulasi-regulasi atau Peraturan daerah (Perda). Hanya perlu dievaluasi agar bisa mendukung terlaksananya program smart city sesuai dengan komitmen Pemerintah terhadap master plane yang telah direncanakan.  Sehingga ada keterbukaan pelayanan kepada masyarakat. Namun terlebih khusus harus membangun SDM Mimika mulai dari sekarang.



Komitmen ini harus didasari dengan regulasi-regulasi, apakah bisa mendukung smartcity atau tidak dan diharapkan oleh  masyarakat terhadap pemerintah,  pemerintah transparan,” ujarnya. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment