Dispenda Optimalkan Pendapatan Daerah Melalui Rekomendasi Mendagri

Bagikan ke Google Plus
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pendaatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Mimika Dwi Kholifa mengatakan, pihak Dispenda Mimika akan mengoptimalkan pendapatan bagi daerah seperti royalti dan sesuai dengan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri)

"Jadi materi yang dikasih dari direktur pajak Kementerian Dalam Negeri itu ada rekomendasi-rekomendasi," kata Dwi saat ditemui wartawan dihotel horison lantai 2 jalan Hasanudin, Kamis (13/7).

Lanjut Dwi. Ia mengharapkan agar jangan hanya sebatas rekomendasi diatas kertas tetapi lebih ditekankan kepada implementasi dilapangan dengan membentuk forum diskusi bersama antara instansi untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

"Jangan sebatas rekomendasi tetapi kita harus maju selangkah, minimal kita membuat forum untuk diskusi bersama antara pemerintah Kabupaten provinsi dan pemerintah pusat atas apa yang direkomendasikan itu," jelasnya.

Dwi menjelaskan, rekomendasi-rekomendasi yang nantinya akan dijalankan di daerah berkaitan dengan sumber pendapatan daerah salah satu contoh PAD bagi Mimika bersumber dari Freeport terkait royalti, PPH badan, dan pajak air permukaan dan pendapatan lain yang selama ini yang pendapatannya akan dibagi hasil.

"Freeport selama ini termasuk di dalam pajak provinsi dan itu dibagi hasil," jelas Dwi.

Lanjut Dwi, ia mengakui royalti dari Freeport cukup besar, sehingga Dispenda Mimika akan mengusaha sebesar 500 miliar diluar dari royalti.

"Tapi karena Freeport cukup besar seperti royalti sehingga kita usahakan ada selisih sekitar 500 miliar itu yang kita usahakan," lanjutnya.

Oleh sebab itu perlunya tim yang dibentuk dimasing-masing Kabupaten untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, terlebih khusus Timika, karena Timika merupakan daerah yang menyumbang pendapatan terbesar bagi Provinsi dan pusat karena adanya Freeport. 

"Jadi kita di Timika akan buat tim khusus, karena kalau bicara Mimika yang pendapatan begitu besar pasti Freeport sedangkan di kabupaten lain terkait optimalisasi sama juga dengan kita," ungkapnya. (Ricky Lodar)                        

Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment