DPU Serius Tangani Lima Titik Pekerjaan Emergency

Bagikan Bagikan
Bonfasius Saleo
SAPA (TIMIKA) – Menanggapi permintaan masyarakat yang beberapa waktu lalu terkena dampak banjir, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Mimika tahun ini serius menangani lima titik pekerjaan emergency (darurat,red). Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPU Kabupaten Mimika, Bonfasius Saleo, ST. M. Si.

Lima titik pekerjaan emergency antara lain, kompleks Makarena, Irigasi, TSM SP3, jalan masuk menuju rumah Wakil Bupati, dan tikungan Jalan Hasanudin menuju Kampung Limau Asri (SP5).

“Kami serius tanggapi tuntutan masyarakat korban banjir dari lima titik tersebut. Karena bagaimana juga itu emergency yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi,”kata Bonfasius saat diwawancarai di Kantor DPU, jumat (14/7). 

Ia mengatakan, beberapa waktu lalau Kepala DPU Mimika, Robert Mayaut telah menjelaskan, bahwa pekerjaan yang sementara dilakukan ini, menggunakan sistim hutang kepada kontraktor. Hal ini belum tersedianya anggaran. Namun demi memenuhi tuntutan masyarakat, maka pekerjaan di lima titik tersebut dilakukan.

“Meskipun hutang ke kontrator, kami akan serius mengerjakan lima titik itu,”ujarnya.

Kenapa DPU serius mengerjakan lima titik emergency tersebut? Bonfasisus menjelaskan, seperti di TSM SP3 dikerjakan untuk mengantisipasi terjadinya penjebolan yang dikarenakan beban. Sedangkan  untuk ditikungan Jalan Hasanudin (kompleks irigasi) menuju SP5 akan dipasang box culvert.  Dan di jalan masuk ke rumah Wabup itu untuk menyelesaikan pemasangan oprit jembatan (timbunan tanah atau urugan di belakang abutment yang dibuat sepadat mungkin untuk menghindari penurunan). 

Abutment adalah bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar – pilar jembatan, berfungsi sebagai pemikul seluruh beban hidup (Angin, kendaraan, dll) dan mati (beban gelagar, dll) pada jembatan.

Lanjutnya, kelima titik ini akan diseriusi dan kalau bisa dikerjakan dengan cepat. Agar masyarakat bisa terhindar dari kebanjiran. 

“Kami maunya lima titik ini dikerjakan cepat. Tapi kalau dengan kondisi hujan terus, pasti akan terlambat. Seperti pekerjaan yang di Irigasi itu, kemarin hujan dan sempat berhenti karena tunggu air surut, "ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment