Dukung PT Freeport Berproduksi Dukung Indonesia Majukan Papua

Bagikan Bagikan

SAPA ( TIMIKA) – Technikal Advisor EVP.HR-IR PT. Freeport Indonesia, Frans Pigome didampingi Manager IR PT. Freeport Indonesia, Demi Magai mengajak pimpinan teras Surat Kabar Harian (SKH) Salam Papua, semua stakeholders dan masyarakat Mimika membangun persepsi yang sama mendukung PT. Freeport Indonesia berada dalam kondisi aman dan berproduksi secara penuh sama dengan mendukung Negara Republik Indonesia memajukan Papua dan secara khusus memajukan Kabupaten Mimika.

“Logikanya sederhana! Bila Freeport dalam kondisi aman dan produksi berjalan lancar, maka ini sama dengan kita mendukung kemajuan Negara Repubulik Indonesia. Bila Indonesia maju, maka  Papua dan warga Kabupaten Mimika pun pasti maju. Kita mesti memiliki persepsi, cita-cita dan satu tujuan  yang sama untuk itu,” kata Frans diamini Demi ketika berkunjung dan berdiskusi dengan Direktur SKH Salam Papua, Jason Manurung, Pemimpin Umum, Yulius O Lopo dan Pimpinan Redaksi SKH Salam Papua, Fidelis Sergius Jeminta, di ruang Rapat SKH Salam Papua, Rabu (19/7) sore.

Menurutnya peran media membangun pemahaman dan kecerdasan berpikir warga masyarakat di Mimika perlu didorong. Ketika warga cerdas, warga bisa cermat  memandang persoalan dan memberikan perhatian dan tanggapan yang positif terhadap kehadiran PT. Freeport Indonesia. Sebaliknya, PT Freeport tidak mungkin menutup mata mendorong berbagai aspek untuk memajukan masyarakat Papua dan khususnya warga Kabupaten Mimika.

“Sederhana saja, mari semua mendukung PT. Freeport aman bekerja. Dampaknya Indonesia pasti maju, Papua maju dan Mimika pun maju  karena roda perekonomian akan hidup dan berdampak pada bidang lainnya seperti pendidikan dan kesehatan ,” ujarnya.

Menyikapi pernyataan Frans, Direktur SKH Salam Papua, Jason Manurung mengamini harapan Frans. Yang penting, menurut Jason keberpihakan PT. Freeport juga ikut berperan aktif memecahkan persoalan seputar pemberdayaan ekonomi warga Timika. Terutama perhatian terhadap tujuh suku besar pegunungan tengah yang menetap di Mimika.

“Saya setuju pikiran itu Frans. You are the best,” kata Jason meyakinkan Frans Pigome seraya meminta Frans ikut berjuang memposisikan tujuh suku besar pegunungan tengah di mata Freeport pada porsi yang tepat.

Dari rekaman media ini, untuk mengkongkritkan kunjungan dan diskusi singkat itu, kabarnya akan ditindaklanjuti dalam pertemuan hari ini (Kamis-Red) dengan tujuh Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah yang bergabung dalam wadah Pusat Pengendali Masyarakat Adat  Pegunungan Tengah Papua (P2MA PTP) wilayah Mee-Pago dan Lapago Mimika. “Intinya kita berjuang bersama bagaimana mewujudkan ide-ide bagus tadi dalam tataran yang kongkrit untuk memajukan seluruh masyarakat kita di Mimika,” kata Frans. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment