Gubernur NTB Nerikan Tausiyah Dihadapan Umat Muslim Mimika

Bagikan Bagikan
Suasana halal bihalal yang digelar oleh MUI Mimika di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu 15 Juli 2017
SAPA (TIMIKA) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Muhammad Zainul Majdi  MA (Tuan Guru Bajang) pada Sabtu (15/7) memberikan tausiyah dihadapan ratusan umat muslim Mimika di Graha Eme Neme Yauware.

Pemberian tausiyah yang dilakukan oleh Tuan Guru Bajang tersebut merupakan rangkaian kegiatan Tabligh Akbar dan Halal bi Halal  1438 H, yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika bersama Kerukunan Keluarga Nusa Tenggara Barat (KKNTB) Mimika dengan tema “Merajut Ilmu Ukhuwah dan Merawat Toleransi.”

Selain pelaksanaan Tabligh Akbar dan Halal bi Halal 1438 H, juga dilakukan pengukuhan dan pelantikan pengurus KKNTB Mimika yang langsung dipimpin oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng,SE, MH dengan menyerahkan Pataka KKNTB Mimika kepada Ketua Umum KKNTB Mimika, H Khairullah.

Ketua MUI Mimika Ustad H. M Amien AR,SAg dalam sambutannya mengatakan, toleransi umat beragama di Kabupaten Mimika patut dijadikan contoh oleh seluruh daerah yang ada di Indonesia. Karena seluruh umat beragama di daerah ini menjalin dan menjunjung tinggi toleransi umat beragama dengan baik.

“Seperti sekarang ini, kegiatan Tabligh Akbar dan Halal bi Halal 1438 H dihadiri oleh Bupati Eltinus Omaleng dan seluruh komponen masyarakat. Dan yang tidak kalah pentingnya Gubernur NTB sudi datang memberikan tausiyah kepada umat muslim di Mimika,”katanya.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya yang menyampaikan, pembangunan manusia berakhlak salah satunya adalah dengan membina mental dan spiritual. Dan acara siraman rohani yang dilaksanakan ini merupakan salah satu wujud nyata, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kebhinekaan suku, ras, dan agama di Mimika ini, tidak dapat kita pungkiri sering menimbulkan konflik individu dan sosial yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Karenanya, melalui momen ini, saya harap menjadi sarana untuk menjadikan Kebhinekaan sebagai suatu kekayaan, bukan sebagai permasalahan yang merugikan dan mengganggu stabilitas keamanan di daerah yang kita cintai ini,” kata Bupati Omaleng.

Sementara Gubernur NTB DR H Muhammad Zainul Majdi MA dalam tausiyahnya mengatakan, sebagai umat beragama kita harus selalu bersyukur terhadap apapun yang diberikan oleh Allah SWT. Karena dengan bersyukur merupakan poros atau inti dari keberkahan hidup. 

“Apabila kita selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, maka hidup semakin berkah dan kenikmatan juga semakin bertambah,” katanya.

Ia mengatakan, Mimika adalah miniatur Indonesia. Karena representatif wajah dari seluruh Bangsa Indonesia ada di Mimika. Dimana di daerah ini terdapat berbagai macam suku, ras, dan agama. Ditambah dengan sumber daya alam yang kaya. Karenanya, patutlah untuk disyukuri, agar keragaman dan kekayaan yang ada di kabupaten ini, selalu diberikan keberkahan. Dan kerukunan serta toleransi yang semakin erat terus terjaga. 

“Papua merupakan tanah yang penuh dengan keberkahan, dan patut untuk selalu disyukuri. Dan acara ini merupakan simbol dari rasa syukur serta silaturahmi antar umat beragama. Dari situlah tidak bisa dibantahkan, bahwa tanah Papua ini adalah tanah yang penuh dengan keberkahan,” ujarnya. (Muji)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment