Hutang Pajak Mobil Dinas Mimika 1,5 Miliar Lebih

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Papua, Gerzon Jitmau, SH., MM mengatakan, hingga saat ini hampir keseluruhan Kabupaten/Kota di se-Papua belum melunasi pajak kendaraan, khususnya kendaraan dinas termasuk Kabupaten Mimika. 

"Memang banyak pajak atau retribusi Bappenda fokus pada PKB," kata Grrzon Jitmau saat ditemui wartawan di Hotel Ultima Horison disela-sela rehat makan siang, Kamis (13/7). 

Menurut Pemprov Papua sedang fokus menangani tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB), PBBNKB, kendaraan dinas dan alat berat,  pajak air permukaan dan jenis pajak lainnya. Khusus  Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga saat ini,  memang masih banyak yang menunggak dari daerah-daerah. Penanganan soal tagihan diserahkan  sepenuhnya  kepada msing-masing daerah, dalam hal ini Samsat Mimika untuk menyelesaikan penagihannya. 

Jitmau memaparkan, sebelumnya di Kabupaten Mimika  tercatat belum membayar pajak kendaraan dinas mencapai Rp 1,5 miliar lebih. "Didaerah-daerah memang banyak tunggakan, jadi Samsat harus tagih sebesar satu miliar lebih untuk Mimika," paparnya. 

Kendati demikian, angka keseluruhan utang pajak kendaraan dinas daerah ini tidak terlalu besar, jika dimaksimalkan maka ini bisa diselesaikan tahun ini. 

“Jadi kepada Samsat masing-masing daerah agar memaksimalkan pajak kendaraan roda dua, roda empat, kendaraan dinad hingga alat berat,” katanya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment