Indonesia Uji Coba Sea Games Akhir Juli

Bagikan Bagikan

SAPA (JAKARTA) - Tim nasional Ski Air dan Wakeboard Indonesia akan melakukan uji coba SEA Games 2017 di Putrajaya, Malaysia, pada 27-30 Juli 2017 untuk menyesuaikan diri dengan perlombaan pada 25-29 Agustus 2017.


"Kami juga memantau kekuatan lawan terutama dari tim tuan rumah Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand dalam kejuaraan uji coba yang merupakan undangan dari tuan rumah," kata pelatih kepala Tim Ski Air dan Wakeboard Indonesia Rusdi Amir kepada Antara di Jakarta, Jumat (21/7).

Rusdi mengatakan empat negara itu menjadi lawan kuat Indonesia pada SEA Games 2015 di Singapura meskipun tim Merah-Putih berhasil meraih gelar juara umum dengan perolehan empat medali emas, tujuh medali perak, dan dua medali perunggu.

"Kami sempat mendapatkan informasi terbaru kalau tim Filipina punya atlet naturalisasi dari Amerika Serikat. Tapi, kami tetap optimistis dapat mencapai target lima medali emas," kata Rusdi.

Sementara, tim Malaysia, Singapura, dan Thailand, lanjut Rusdi, mempunyai atlet-atlet yang menjalani pelatihan di Amerika Serikat.

"Dua belas atlet-atlet pelatnas kami mulai berlatih di danau Sunter, Jakarta Utara, sejak Januari setelah mereka mengikuti Pekan Olahraga Nasional 2016 di Jawa Barat," ujar Rusdi.

Meskipun tidak menjalani pelatihan di luar negeri, Rusdi mengaku optimismenya terhadap 12 atlet pelatnas menyusul prestasi Dimas Ridho Suprihanto yang meraih medali emas pada nomor trick putra Kejuaraan Asia 2017 dan medali perak pada Kejuaraan Asia-Oceania 2017.

Perlombaan ski air dan wakeboard SEA Games 2017 memperlombakan 10 nomor yaitu jumping putra, jumping putri, trick putra, trick putri, slalom putra, slalom putri, overall putra, overall putri, wakeboard putra, dan wakeboard putri.

Atlet pelatnas ski air Ade Hermana mengatakan kejuaraan uji coba SEA Games pada akhir Juli di Putrajaya penting untuk menguji arena perlombaan.

"Kondisi air di sana berbeda dengan di Jakarta ataupun di Singapura karena banyak perahu yang lalu-lintas di danau sehingga menambah risiko dampang ombak balik saat kami berlomba," ujar Ade.

Atlet yang meraih medali emas pada nomor jump putra SEA Games 2015 itu menambahkan optimismenya untuk menghadapi tim tuan rumah Malaysia dan Singapura.

"Kami belum mengetahui kemampuan tim Filipina karena mereka tidak ikut dalam Kejuaraan Asia 2017. Thailand dan Filipina, yang kami tahu, tidak terdaftar dalam kejuaraan uji coba nanti," kata Ade. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment