Kadispenmen Larang Ada Pelonco dalam MOS

Bagikan ke Google Plus

SAPA (TIMIKA) -  Kepala Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen) Kabupaten Mimika, Armin Wakerkwa menegaskan agar  setiap sekolah khusunya  tingkat SMA dan SMK se-Mimika, tidak melakukan aksi perpeloncoan atau kekerasan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau  Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi siswa baru tahun ajaran 2017/2018.
“Saya sudah sampaikan ke semua sekolah agar boleh melaksanakan MOS tapi tidak boleh ada kekerasan., “ungkapArmin saat diwawancarai  diruang kerjanya, Senin (17/7).
Armin mengatakan, dalam  peraturan kementrian pendidikan  dengan tegas menjelaskan bahwa dalam setiap penerimaan siswa baru tidak diperkenankan lagi melakukan tindakan yang berbau perpeloncoan atau kekerasan, melainkan hanya sekedar memberikan pengenalan kepada setiap siswa terkait sekolah.
Armin menambakan, selain dikarenakan adanya larangan dari kementerian, setiap sekolah harus mempelajari berbagai hal yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Dimana banyak hal-hal yang sangat merugikan calon siswa akibat kerasnya proses MOS.
Terkait hal tersebut, Armin mengakui MOS merupakan masa para calon siswa diperkenalkan akan system pembelajaran serta proses adaptasi sebelum kemudian mengenyam pendidikan.

“MOS itu tidak diperbolehkan dilakukan dengan kekerasan. Tapi bagai mana caranya mengarahkan calon siswa supaya bisa jadi manusia yang berguna,”ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment