Kantor Agen Tiket Tutup, Sekelompok Masyarakat Palang Jalan C Heatubun

Bagikan Bagikan
Anggota Kepolisian Saat membuka Palang yang dilakukan oleh Warga
SAPA (TIMIKA) – Merasa kecewa karena kantor perintis PT Prabu Wahana Internasional/Skycab Aviation yang merupakan agen penjualan tiket pesawat tutup, sekelompok masyarakat melakukan aksi pemalangan Jalan C Heatubun (jalan baru,red), pada Rabu (5/7).

Berdasarkan data yang dihimpun Salam Papua di lapangan menerangkan, sekitar pukul 08.00 Wit sekelompok masyarakat mendatangi kantor agen tiket Prabu Wahana Internasional, untuk membeli tiket pesawat perintis dengan tujuan Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak. Namun sekelompok masyarakat ini kecewa karena kantor agen tersebut masih tutup. Dan karena merasa kecewa, maka sekelompok masyarakat tersebut melakukan aksi palang jalan. Yang membuat arus Lalulintas di jalan tersebut macet.

Anggota Kepolisian dari Polsek Mimika Baru dan Regu Patroli Perintis Polres Mimika yang dipimpin Kanit Perintis, Aiptu Antonius Balaba datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan langsung melakukan negoisasi dan mencoba menenangkan massa, untuk membuka palang jalan. Alhasil, palang jalan pun berhasil dibuka oleh aparat Kepolisian.

Salah satu massa mengatakan, tertutupnya kantor ini membuat masyarakat merasa dirugikan, karena tidak bisa ke pedalaman. Selain itu, masyarakat juga merasa dirugikan, karena diduga ada pencaloan dan sulitnya masyarakat mengakses tiket bersubsidi dari Pemerintah. 

“Kami merasa dirugikan dengan ditutupnya kantor ini. Karena kami tidak bisa pergi ke pedalaman,”katanya.

Sementara Kanit Patroli Perintis Polres Mimika, Aiptu Antonius Balaba mengatakan, aksi pemalangan ini juga merugikan diri sendiri dan orang lain. Dan permasalahan tiket ini bisa di bicarakan  dengan baik, dimana Kepolisian akan memfasilitasi hal tersebut.

“Semua permasalahan bisa dibicarakan dengan baik, tanpa harus melakukan pemalangan. Hal ini karena pemalangan mengganggu dan merugikan orang lain,”tuturnya.

Sedangkan Perwakilan Satker Bandara Mozes Kilangin, Eddy Siswanto,SE mengatakan, kantor agen tiket tersebut tertutup, karena masih dalam masa cuti lebaran atau hari raya. Dan menyangkut dugaan pencaloan yang mengakibatkan harga tiket melonjak, akan di laporkan ke pimpinannya dan akan di proses.

“Kantor ini tutup, karena masih cuti lebaran. Sehingga kami harap masyarakat bisa pahami. Sementara menyangkut dugaan pencaloan, akan diteruskan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,”ungkapnya.(Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment