Kantor Distrik Miktim Terendam Banjir

Bagikan Bagikan
Kantor Distrik Miktim terndam air pada Senin 10 Juli 2017
SAPA (TIMIKA) – Hujan deras yang mengguyur Kota Timika dan sekitarnya, pada Minggu (9/7) kemarin, tidak hanya merendam beberapa wilayah di kota, namun juga merendam rumah yang ada di Distrik Mimika Timur. Salah satu tempat yang terendam banjir adalah Kantor Distrik Mimika Timur (Miktim).

Kepala Distrik Mimika Timur, Marieke Warinusy kepada Salam Papua melalui telepon selulernya, Senin (10/7) mengatakan, akibat hujan deras pada Minggu malam sampai Senin (10/7) pagi, Kantor Distrik Miktim terendam banjir. Dimana ketinggian air sampai mencapai mata kaki orang dewasa.

Kata dia, tetapi kejadian kantor distrik terendam air ini sudah sering terjadi. Hal ini dikarenakan pondasi kantor lebih rendah dibandingkan jalan raya.

“Kantor Distrik Miktim, pada Senin pagi terendam air. Walaupun siang air sudah surut, namun mempengaruhi pelayanan petugas kepada masyarakat,”katanya.

Selain Kantor Distrik Miktim, Marieke menjelaskan, ada beberapa wilayah yang juga terendam air, seperti di Kampung Hiripau, yakni di RT 2 dan RT 3. Serta Poumako, Kaugapu, dan Kadun Jaya, tepatnya di Kilometer 12. 

“Dari laporan sementara yang kami terima, ada beberapa kampung yang rumahnya terendam air.  Walaupun demikian, masyarakat belum mengungsi,”jelasnya.

Lanjutnya, untuk di kilometer 12, kalau hujan deras mengguyur malam ini, Senin (10/7), kemungkinan besar jalur Timika – Mapuru Jaya akan terputus. Hal ini karena, sungai yang mengalir didaerah tersebut meluap sampai ke jalan. Ditambah lagi, untuk daerah Mapurujaya dan sekitarnya merupakan daerah rendah, apabila dibandingkan di Kota. Serta sistim drainase yang tidak jelas arah dan tujuannya.

“Seperti sifat air, akan mengalir dari daerah tinggi menuju ke rendah. Dan kalau hujan deras mengguyur lagi, maka bisa jadi jalur Timika – Mapurujaya akan terputus. Ini karena, pada saat melintas air sudah setengah roda mobil,”terangnya. 

Ia menambahkan, dari kondisi tersebut, pihaknya menginformasikan ke Dinas Sosial. Ini dilakukan sebagai antisipasi, kalau jalur Timika-Mapurujaya benar-benar tertutup aksesnya karena banjir.

“Saya sudah koordinasi dengan Dinsos, dan akan terus mengecek daerah-daerah yang terendam banjir,”tuturnya.(Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment