Kapal Dagang di Perairan Asmat Bakal Ditertibkan

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) — Pemerintah Kabupaten Asmat bakal melakukan penertiban terhadap kapal-kapal pengangkut barang atau kapal dagang yang masuk Sungai Asuet, baik yang sandar di pelabuhan maupun yang berlabuh di tengah sungai.

Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat, Yustus Kakom mengatakan, salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) setempat, berumber dari transportasi sungai dan laut serta perdagangan. Namun sejauh ini, optimalisasi sumber-sumber pendapatan itu belum maksimal dilakukan.

“Khusus kapal-kapal dagang yang masuk Sungai Asuet itu, baik dia sandar di pelabuhan atau berlabuh di sungai, itu harus ditertibkan. Ini juga untuk menggenjot pendapatan asli daerah kita,” kata Yustus dalam pertemuan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Asmat, baru-baru ini.
Yustus Kakom pun meminta Dinas Perhubungan setempat segera melakukan kooordinasi dengan sejumlah instansi terkait agar penertiban kapal-kapal dagang di perairan Asmat dapat segera dilakukan.

“Selain itu juga, perlu dilakukan pengendalian terhadap harga eceran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Asmat. Harus ditetapkan harga eceran tertinggi, sehingga tidak terjadi kesenjangan harga dan masyarakat yang dirugikan,” pintanya.

Pernyataan Asisten I Yustus Kakom dibenarkan oleh Wakil Kepala Polres Asmat, Kompol Sam Mamisala. Menurut Mamisala, pemerintah daerah setempat mengalami kerugian yang cukup besar akibat tidak ditertibkannya kapal-kapal dagang yang masuk ke Asmat.

“Hampir setiap hari kita saksikan banyak kapal dagang yang notabene kapal-kapal kayu keluar masuk Asmat. Terjadi bongkar muat dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tapi tidak dikenai pajak. Pemerintah perlu ambil sikap terkait ini, yakni dengan melakukan penertiban,” sarannya. (Nuel)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment