Kejaksaan Tunggu Petunjuk Kementrian Ledakan KM Laut Maluku

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timika Alex Sumarna, SH., MH mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu petunjuk dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait rencana peledakan satu kapal ikan KM Laut Maluku.

“Kita masih menuggu dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, kalau sudah ada petunjuk baru diledakan,” kata Alex saat ditemui awak media dikantornya, Jalan Agimuga – Mile 32, Senin (10/7).

Kejari Timika dikatakannya, sebelumnya telah menyurat ke kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan terkait eksekusi KM Laut Maluku, tetapi hingga saat ini belum mendapatkan jawaban.

“Kita sudah usulkan, nantinya dari kementrian yang kasih jadwal ke kejaksaan. Usulan sudah sampai, namun belum ada jawaban dari pusat,” kata Alex.

Dikatakannnya lagi, pihak-pihak yang nantinya ikut terlibat dalam pelaksanaan peledakan KM Laut Maluku dari Lanal Timika (TNI-AL) dan KKP, sedangkan kejaksaan hanya sebagai eksekutor. 

“Inikan kapal besar dan besi, jadi harus mengunakan alat peledak baru bisa dihancurkan,” ujarnya.

Sebelumnya, KM Laut Maluku diketahui dalam waktu dekat akan diledakan karena terbukti secara sah melakukan tindak kriminal pencurian ikan diperairan Indonesia, dalam hal ini di kawasan perairan Kabupaten Mimika. Kapal ini tertangkap saat operasi Satuan Polairud Polres Mimika ketika sedang mencuri ikan pada tahun 2014 lalu. 

“Sebagai eksekutor, Kejaksaan Negeri Timika sedang mengurus berbagai hal guna merealisasikan rencana tersebut,” kata Kapolres Mimika Victor Dean Mackbon saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Proses hukum kasus ini sampai ke tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA) yang dalam putusannya memerintahkan agar KM Laut Maluku disita oleh negara untuk dimusnahkan.

KM Laut Maluku saat ini ditahan di Pelabuhan Sungai Wania, samping Kampung Cenderawasih, Distrik Mimika Timur. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment