Kepolisian Gelar Konferensi Pers Kasus Curas dan Curanmor

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Jajaran Polres Mimika, dalam hal ini Polsek Mimika Baru, menggelar konferensi pers kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Sabtu (29/7), dihalaman Polsek Mimika Baru. Sebanyak lima unit barang bukti berupa kendaraan roda dua dan perlengkapannya berhasil ditemukan, serta para tersangkanya.

Hadir dalam konferensi pers tersebut Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, Kapolsek Mimika Baru AKP Frits Erari, SE., MM dan Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru beserta personil.

Kapolsek Frits Erari saat kegiatan itu menjelaskan, pelaku yang ditampilkan berinisial DAMR alias They dan SK alias Eppi sering melancarkan aksinya pada saat sedang dipengaruhi minuman beralkohol. Keduanya berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU nomor Polisi DS 2157 MX untuk mencari target, kemudian melakukan aksi dengan cara merampas barang berharga milik korban, dengan cara melakukan pemukulan pada bagian tangan korbannya. Setelah itu kabur meninggalkan lokasi kejadian.

DAMR alias They dan SK alias Eppi ditangkap di lokasi berbeda, di Jalan Yos Soedarso tepatnya belakang Hotel Anggrek dan Jalan Pendidikan, Jalur 7. Dari tangan keduanya polisi mengamankan sebuah dompet berwarna hijau dan satu unit telepon genggam  berwarna gold (Emas-red) merek Iphone 6.

“Sering gunakan kendaraan untuk beraksi, jadi anggota kami mengamankan motor dan barang bukti dompet dan hp,” jelas Frits Erari.

Sedangkan pelaku berinisial RH alias Bocci alias Boas, bersama seorang rekannya AH yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), melakukan tindak pidana curanmor. Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku dengan cara berjalan kaki melintasi lorong ke lorong mencari target kendaraan roda dua yang akan dicuri. Setelah mendapatkan target, kedua pelaku mematahkan kunci setir lalu menyambung langsung kabel kontak, sehingga memudahkan pelaku menghidupkan motor untuk di bawa kabur.

Dari tangan RH dan AH, polisi berhasil mengamankan empat unit sepeda motor, yakni Yamaha Vixion berwarna hitam di sekitar SMK Taruna, Yamaha Mio J berwarna putih hitam di sekitar Jalan Hasanuddin, Yamah Mio GT berwarna biru yang merupakan hasil pengembangan dari pelaku, dan Honda Vario 125 berwarna hitam ditemukan di Gorong-Gorong, Komplek Biak.
“Jadi, empat motor ini kita amankan dilokasi yang berbeda,” jelas Frits Erari.

Terkait kasus ini, Kasat Reskrim Polres Mimika mengatakan, kedua pelaku curas dan curanmor dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 huruf e, ancaman hukumannya diatas sembilan (9) tahun penjara, karena pelaku tidak segan-segan untuk melukai korbannya. Sementara pelaku curanmor dijerat Pasal 364, dengan ancaman hukuman diatas tujuh (7) tahun.

"Curas Pasal 365 dan curanmor 364. Pengungkapan ini sangat luar biasa,” kata Dion, sapaan akrab Kasat Reskrim.

Menurut Dion, tingkat kejahatan curanmor di Mimika pada tahun sebelumnya mencapai 90%, namun dapat ditekan Polres Mimika hingga turun ke angka 30%.


“Kita ketahui bahwa angka pencurian bermotor ini pada tahun 2016 sangat tinggi, diperkirakan sekitar 90%. Namun semenjak tahun 2017 sudah mulai menurun,” katanya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment