Korpaskhas Bertanggung Jawab Kepada Korban Ledakan

Bagikan Bagikan



SAPA (PEKANBARU) - Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU menyatakan bertanggung jawab penuh kepada warga sipil yang meninggal dan terluka akibat ledakan amunisi di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Kamis siang.

"Kami dari Paskhas akan sepenuhnya bertanggung jawab atas musibah ini," kata Wakil Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama Yudi Bustami di Rokan Hulu, Kamis (20/7).

Enam warga sipil di Dusun Karya Tama Desa Rambah Utama Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu menjadi korban ledakan amunisi Paskhas. Satu di antara enam korban tersebut meninggal dunia, yakni Suwanda (26).

Sementara lima lainnya masing-masing Heru, Anto, Asep Sofyan, Yudi Wiharjo, dan seorang wanita Reni Cahyadi mengalami luka ringan hingga berat dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut.

"Kami akan bertanggung jawab secara maksimal kepada keluarga yang ditinggalkan. Kemudian, korban luka tetap kami tanggung," ujarnya.

Pihaknya juga akan menyelidiki insiden itu dan memberikan sanksi kepada prajurit yang terbukti lalai hingga mengakibatkan musibah itu.

"Juga kepada anggota kami yang lalai, akan kami tindak sebagaimana mestinya," katanya.

Marsma Yudi menuturkan insiden ledakan amunisi jenis TNT di Rokan Hulu terjadi usai pelatihan Paskhas yang digelar sejak pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB.

Selaku Direktur Pelatihan Militer Trisula Perkasa, ia mengatakan, secara umum kegiatan 150 personel Paskhas itu berlangsung lancar.

Insiden ledakan terjadi sebelum penyisiran seusai pelatihan di perkebunan warga.

"Kami akui ada bahan amunisi kami yang tertinggal. (Namun) tidak ada kita niat sedikitpun menyakiti rakyat," katanya. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment