KPU Papua Alokasikan Dana Pilgub Rp1,2 Triliun

Bagikan Bagikan
SAPA (BIAK) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua mengalokasikan kebutuhan dana penyelengaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serentak 27 Juni 2018 sebesar Rp1,2 triliun.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Adam Arisoy dihubungi di Biak, Jumat (21/7), mengatakan pengajuan dana Pilgub Papua sudah disampaikan kepada Gubernur Lukas Enembe untuk dapat direalisasikan melalui naskah perjanjian hibah dana Pilgub 2018.

"Dibandingkan dana kebutuhan Pilgub Papua 2014 dengan kebutuhan saat ini terjadi peningkatan sebesar tiga kali lipat," ujar Adam Arisoy.

Adam menjelaskan, adanya kenaikan dana Pilgub Papua itu disebabkan adanya pemekaran kampung/desa dan distrik/kecamatan serta penyesuaian harga logistik yang naik dan pembayaran honor petugas penyelenggara pada setiap tingkatan.

Kenaikan lain yang juga harus ditanggung KPU, lanjut Adam, karena pada pilkada serentak sejak 2016 KPU harus membiayai alat peraga kampanye bagi pasangan calon kepala daerah serta distribusi logistik untuk penyelenggaraan pemungutan suara di 29 kabupaten/kota Provinsi Papua.

Adam berharap, permintaan dana KPU untuk Pilgub Papua dapat direalisasikan dalam bulan Juli hingga Agustus karena telah memasuki tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

"KPU Papua optimistis penyelenggaraan pilgub dan pilkada serentak 2018 pada tujuh kabupaten di Provinsi Papua dapat berjalan lancar sesuai jadwal," kata Adam pula.

Berdasarkan data hingga Jumat, berbagai parpol pemilik kursi lembaga DPRP Papua dan DPRD tujuh kabupaten masih melakukan seleksi bagi sejumlah calon gubernur Papua, di antaranya PPP, PDI Perjuangan, Golkar, PKS, PAN, PKB, Gerindra, Hanura serta Partai Demokrat sudah menetapkan Gubernur petahana Lukas Enembe sebagai calon gubernur 2018. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment