Masyarakat Hibahkan Tanah untuk RS di Perbatasan

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Masyarakat Sota, Kabupaten Merauke, Papua, menyerahkan lahannya seluas lima hektare untuk pembangunan rumah sakit di kawasan yang berada di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Pelepasan lima hektare tanah itu dilakukan pemilik hak ulayat masyarakat yang bermarga Ndiken dilakukan Yahya Ndiken kepada Pemda Merauke yang diterima Kepala Dinas Kesehatan Merauke dr Adolf Bolang disaksikan Kapolsek Sota Iptu Makruf Suroto, Sabtu (22/7) di Sota, sekitar 60 kilomeer (km) dari kota Merauke.

Makruf Suroso ketika dihubungi Antara, Minggu (23/7), membenarkan penyerahan lahan seluas lima hektare yang dilakukan warga semata- mata bertujuan agar lokasi tersebut dibangun rumah sakit.

Masyarakat berharap pemerintah segera membangun rumah sakit di atas lahan yang sudah diserahkan sehingga mereka tidak perlu ke Kota Merauke bila ingin berobat.

"Saat ini masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan karena jaraknya yang jauh sehingga menyulitkan masyarakat," kata Makruf.

Dia seraya menambahkan, bila rumah sakit dibangun maka tidak saja masyarakat Sota yang mendapat pelayanan tetapi juga warga PNG yang bermukim di perbatasan.

Prosesi pelepasan lahan milik warga bermarga Ndiken ditandai dengan pemukulan babi hingga mati dan kemudian dimasak dan dimakan bersama.

Sota merupakan salah satu distrik di Papuayang berbatasan langsung dengan PNG. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment