Max Werluken Resmi Pimpin PKPI Mimika

Bagikan Bagikan
Ketua DPP PKPI Papua Ramses Wally saat menyerahkan SK Kepengurusan DKP PKPI Mimika kepada MAx A Weluken
SAPA (TIMIKA) – Max A Weluken telah resmi memimpin Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPK PKPI) Mimika, periode 2017-2021. Resminya Max A Werluken ini, setelah Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Papua, Ramses Wally, SH menyerahkan SK Kepengurusan DKP PKPI Mimika, nomor 13/DPP-PKPI-PAPUA/IV/2017 kepada Ketua DPK PKPI Kabupaten Mimika yang baru, Max A Werluken, di aula pertemuan Hotel Ultima Horison Timika, Sabtu (1/6).

Hadir dalam penyerahan SK kepengurusan DPK PKPI Mimika periode 2017-2021 tersebut, Asisten I Setda Mimika Demianus Katiop, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Setda Mimika Benediktus Renyaan, Fungsionaris PKPI Mimika Yohanis Sunme, serta tamu undangan dari beberapa pegurus Partai Politik di Mimika.

Ketua DPP PKPI Provinsi Papua, Ramses Wally, SH menegaskan, dengan ditetapkannya SK tentang komposisi kepengurusan DPK PKPI Kabupaten Mimika, maka sudah tidak ada lagi dualisme kepemimpinan PKPI di daerah ini. Sebab kepengurusan DPK PKPI Mimika masa periode 2011-2015 yang dipimpin oleh Markus Samaran telah habis masa bhaktinya. 

"Untuk Markus Samaran bukan lagi ketua DPK PKPI Mimika, karena masa jabatannya sudah habis. Dan sekarang Max Werluken yang resmi menjabat sebagai ketua," kata Ramses dalam sambutannya.

Ramses menjelaskan, bahwa sesuai dengan SK Mentri Hukum dan HAM (Menkumham) mengesahkan kepengurusan PKPI di tingkat pusat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PKPI, Jendral TNI (Purn) Prof AM Hendropriyono. Dan SK ini telah diserahkan kepada KPU RI, sebagai bukti keabsahan kepengurusan PKPI Hendropriyono.

"Kalau dia (Markus Samaran,red) mengaku sebagai ketua, maka tunjukkan SK Menkum HAM. Kemudian suruh cek kembali ke KPU, kepemimpinan siapa yang berhak sebagai peserta Pemilu," jelasnya. 

Sementara Ketua DPK PKPI Mimika, Max A Werluken mengatakan, kepengurusan PKPI dari pusat hingga kabupaten harus mempunyai satu komando atau suara, dalam menentukan arah dukungan dalam Pemilu. Dan sebagai ketua partai di Kabupaten Mimika, tentunya akan mengikuti keputusan yang diambil oleh pimpinan pusat.  

"Intinya PKPI dari atas sampai ke bawah itu jelas satu suara, sehingga tidak merugikan partai. Jangan sampai provinsi bikin lain lalu kabupaten bikin lain," ujarnya. 

Max juga memastikan, bahwa partai yang di pimpin oleh mantan perwira TNI  itu tetap konsisten dan memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo, untuk pimpin Indonesia pada periode berikutnya. Sama halnya di tingkat Provinsi, PKPI telah menyatakan dukungan kepada bakal calon petahana, yakni Lukas Enembe. Ini karena, PKPI mendukung program dari pemerintah.

 "Misi partai ini adalah bagaimana mendukung pemerintahan. Apapun yang terjadi, partai tetap akan mendukung pemerintahan, termasuk Joko Widodo di periode nanti,"ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment