Mimika Dapat 40 Miliar dari Bagi Hasil PAD Provinsi Papua

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) – Mengingat giatnya Kabupaten Mimika Melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dalam menyisir obyek-obyek sumber masukan, dalam menambah pemasukan asli daerah (PAD) dan rutin menyetor ke Provinsi Papua, dengan demikian Mimika merupakan daerah dengan jumlah tertinggi yang mendapatkan Bagi Hasil PAD se Papua yakni, 40 Miliar lebih per tahun.

"Mimika lebih besar dibandingkan Kota Jayapura dan daerah lain. Itu ada sekitar 40 Miliar lebih. Hasil itu selain karena Mimika merupakan daerah industri terbesar di Papua, tapi juga karena kegigihan Pemkab Mimika dalam menggenjot semua objek pemasukan,"ungkap Kepala Badan pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD), Provinsi Papua, Gerzon Jitmau saat diwawancarai usai menghadiri rakornis bidang pendapatan daerah Provonsi Papua dan Kabupaten/Kota se Papua di Hotel Horison, Jalan Hasanuddin, Rabu (12/7).

Diakui Gerzon, besaran pengembalian bagi hasil yang disalurkan dari Provinsi ke setiap Daerah dan Kota merupakan faktor keseriusan dari setiap daerah melalui Dispenda dan Samsat dalam menyisir semua bidang yang harus dipungut retribusi, baik kecil, sedang atau pun besar.

Menurut Gerzon, bagi hasil PAD merupakan ketentuan Undang-undang nomor 28, 2009 tentang pajak bumi dan bangunan serta faktor lain. Dengan demikian menurut dia, jika Samsat dan Dispenda lebih giat untuk mengumpulkan kewajiban dari berbagai obyek wajib pajak, maka yang dikembalikan dari Provinsi ke Mimika akan lebih tinggi.

"Bagi hasil itu wajib dilakukan. Karena yang diberikan daerah ke Provinsi akan di Lanjutkan ke Pusat, setelah berkembang maka dari pusat akan dibagikan lagi ke Provinsi dan diturunkan kembali ke Daerah dan dilanjutkan untuk pembangunan dan mewujudkan fisi dan misi Pemkab setempat,"tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment